Namun demikian, Pemkab Tulungagung masih menghadapi tantangan kekurangan pegawai. Hal ini disebabkan jumlah ASN yang memasuki masa pensiun lebih besar dibandingkan dengan jumlah pegawai yang diangkat.
“Memang jumlah pegawai yang pensiun lebih banyak dibanding yang diangkat. Ini juga terjadi di banyak daerah lain dan menjadi tantangan tersendiri,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tulungagung, Soeroto, menjelaskan bahwa pengangkatan tersebut merupakan tindak lanjut dari CPNS formasi 2024 yang efektif mulai 1 April 2025.
Terkait kebutuhan ASN ke depan, pihaknya telah mengusulkan formasi CPNS tahun 2026 sebanyak 287 orang kepada pemerintah pusat. Usulan tersebut memprioritaskan tenaga kesehatan, seperti dokter, dokter gigi, dokter spesialis, perawat, dan bidan.
Baca juga:Lapas Tulungagung Tambah CCTV Cegah Penyelundupan Narkoba
“Kita masih menunggu persetujuan dari pusat. Nanti akan kami sampaikan perkembangan selanjutnya,” kata Soeroto.



















