Baca Juga :59 ASN dan 12 Anggota Polri Asal Kabupaten Kediri Tunaikan Ibadah Haji Tahun 2026
Patroli tidak hanya difokuskan untuk mengantisipasi aksi begal, tetapi juga mencegah berbagai bentuk kejahatan lain seperti pencurian kendaraan bermotor, balap liar, peredaran minuman keras ilegal, hingga aksi premanisme yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
Joshua menegaskan, keberhasilan menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian. Peran aktif masyarakat juga sangat penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
“Masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan. Kami mengimbau agar warga tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan kepada pihak kepolisian,” ujarnya.
Sebagai bentuk peningkatan pelayanan, Polres Kediri juga terus menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.
Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan, pengaduan, maupun informasi terkait situasi keamanan yang membutuhkan kehadiran polisi.
Baca Juga :Pemkab Tulungagung Siapkan Anggaran Perbaikan Dua Kelas SDN 1 Babadan yang Ambruk
Joshua berharap masyarakat semakin memanfaatkan layanan tersebut agar informasi mengenai potensi tindak kejahatan dapat diterima lebih cepat dan segera ditindaklanjuti petugas.
Dengan dukungan masyarakat serta kehadiran Tim Anti Begal, Polres Kediri optimistis situasi keamanan di wilayah Kabupaten Kediri tetap terjaga.
“Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” pungkasnya.



















