Menurut Mahendro, perawatan jalur rel tidak hanya bertujuan mempertahankan kondisi infrastruktur yang ada, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan operasional di masa mendatang.
Dengan kondisi jalur yang terawat, perjalanan kereta api diharapkan semakin andal dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Baca Juga :Penutupan Jembatan Kaliombo 7 Bulan, Satlantas Kediri Kota Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
“KAI Daop 8 Surabaya menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional maupun pemeliharaan infrastruktur. Karena itu seluruh pekerjaan dilaksanakan oleh petugas yang kompeten dan berpengalaman dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja serta menjaga kelancaran perjalanan kereta api yang melintas,” jelasnya.
Sehubungan dengan pelaksanaan pekerjaan tersebut, KAI Daop 8 Surabaya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi terganggunya kenyamanan pengguna jalan selama proses perawatan berlangsung.
Meski demikian, KAI berupaya menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal dengan meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas.
Selama masa pekerjaan berlangsung, pengguna jalan diimbau untuk menyesuaikan kecepatan kendaraan saat melintasi JPL 325 Lamongan. Kondisi permukaan jalan di sekitar area pekerjaan kemungkinan mengalami perubahan sementara sesuai tahapan perawatan yang sedang dilakukan.
Baca Juga :Wujudkan Swasembada Pangan Aman, Polres Blitar Patroli dan Edukasi ke Petani
“Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan JPL 325 Lamongan selama masa pekerjaan berlangsung. Kurangi kecepatan kendaraan, patuhi rambu-rambu yang telah dipasang, serta ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” pungkas Mahendro.



















