Ratusan Ribu Warga Padati Kirab Pusaka Grebeg Suro Ponorogo

Pusaka milik Kabupaten Ponorogo saat di kirab dari Kota Lama Kecamatan Jenangan menuju Kota Tengah.
Pusaka milik Kabupaten Ponorogo saat di kirab dari Kota Lama Kecamatan Jenangan menuju Kota Tengah.(foto: sony dwi prastyo)

“Selain menguri-uri budaya warisan leluhur, kita juga memanjatkan doa kepada Allah SWT agar Ponorogo dijauhkan dari marabahaya, masyarakatnya sejahtera, dan daerah ini semakin baik ke depannya,” kata Lisdyarita.

Baca juga:Grebeg Suro 2026 Siap Digelar, 31 Grup Reog Ramaikan Festival Nasional Reog Ponorogo

Perempuan yang akrab disapa Bunda Rita itu juga mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang hadir. Menurutnya, jumlah warga yang menyaksikan kirab pusaka tahun ini meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.

Read More

“Animo masyarakat luar biasa. Ini menunjukkan kecintaan warga terhadap budaya dan tradisi yang dimiliki Ponorogo,” ujarnya.

Selain menjadi agenda budaya, kirab pusaka juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Ribuan pengunjung yang memadati kawasan alun-alun dan jalur kirab turut mendongkrak omzet pedagang kaki lima maupun pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Event tahunan ini ikut menggerakkan ekonomi masyarakat bawah. Banyak pedagang yang dagangannya laris manis,” tambahnya.

Usai dijamas, seluruh pusaka kembali disimpan di Rumah Dinas Pringgitan. Sementara air bekas jamasan menjadi rebutan masyarakat yang meyakini air tersebut membawa berkah serta menjadi simbol penolak bala.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *