Menurutnya, wisatawan yang datang tidak hanya berasal dari Ponorogo. Banyak rombongan dari sejumlah daerah di Jawa Timur seperti Nganjuk, Jombang, Tuban, hingga Bojonegoro yang memilih Telaga Ngebel sebagai tujuan wisata. Sebagian besar datang menggunakan kendaraan elf maupun minibus.
Di sisi lain, Disbudparpora juga membenahi sistem pelayanan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pengunjung sekaligus mengoptimalkan penerimaan retribusi.
Salah satunya dengan menerapkan sistem pencatatan tiket berbasis komputer sehingga setiap tiket langsung dicetak saat wisatawan memasuki kawasan wisata.
Selain memperbarui sistem penjualan tiket, jam operasional loket juga diperpanjang. Jika pada hari biasa pelayanan berlangsung hingga pukul 19.00, saat akhir pekan petugas disiagakan lebih lama, yakni mulai sekitar pukul 05.45 hingga pukul 21.00.
Baca Juga :Disarpus Kabupaten Kediri Kembangkan Tata Kelola Perpustakaan
“Teman-teman sudah berkomitmen mengefektifkan jam operasional, terutama pada Sabtu dan Minggu. Harapannya pelayanan tetap optimal meski jumlah pengunjung meningkat,” pungkasnya.



















