Tradisi Manusuk Sima Jadi Momentum Penguatan Wisata Budaya Kota Kediri

Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Dr. Restu Gunawan, M.Hum. saat mengikuti prosesi Upacara Tradisi Manusuk Sima digelar di kompleks Taman Tirtayasa.
Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Dr. Restu Gunawan, M.Hum. saat mengikuti prosesi Upacara Tradisi Manusuk Sima digelar di kompleks Taman Tirtayasa.(foto: burhan)

Ia menjelaskan, Cerita Panji menjadi bagian penting dalam perkembangan sastra dan kebudayaan Jawa. Kisah tersebut kemudian melahirkan berbagai bentuk kesenian, seperti tari, topeng, hingga pertunjukan tradisional yang berkembang di berbagai daerah.

Baca juga:APBN Kediri Raya Bertahan di Tengan Tekanan, Kredit Program Tumbuh 18,73 Persen

Di Bali, lanjutnya, terdapat kesenian Topeng Panji yang mengangkat nilai-nilai filosofis tentang perjalanan manusia menuju kesempurnaan hidup. Tradisi serupa juga berkembang di Cirebon dan sejumlah negara di Asia Tenggara.

Read More

“Ini merupakan prospek budaya yang tidak hanya dipelihara, dilindungi, dan diproteksi, tetapi juga harus dikembangkan dan dimanfaatkan,” tegasnya.

Restu menambahkan, Kementerian Kebudayaan siap mendukung pengembangan kebudayaan di Kota Kediri. Menurutnya, kekayaan budaya daerah harus terus dirawat sekaligus dimanfaatkan agar memberi nilai tambah bagi masyarakat dan menjadi penggerak sektor pariwisata.

Ia juga mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Kediri dalam pengembangan museum serta destinasi budaya. Penataan museum, menurutnya, perlu disertai penyusunan narasi yang lebih menarik serta tata pamer yang mampu menghadirkan pengalaman baru bagi pengunjung.

“Narasinya juga harus kita ubah menjadi lebih menarik, begitu pula tata pamernya,” pungkasnya.

Dengan kekayaan sejarah yang bersumber dari Prasasti Kwak, Tradisi Manusuk Sima, dan warisan Cerita Panji, Kota Kediri dinilai memiliki modal budaya yang kuat untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya. Pengembangan tersebut diharapkan mampu memperkuat identitas Kota Kediri sekaligus membuka peluang penyelenggaraan agenda budaya berskala nasional hingga internasional.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *