Kadam Mustoko Terpilih Kembali Pimpin PWI Lamongan Periode 2026 – 2029, PWI Jatim Dorong Pers Kritis Soal Fiskal Daerah

Kadam Mustoko Terpilih Kembali Pimpin PWI Lamongan Periode 2026 - 2029, PWI Jatim Dorong Pers Kritis Soal Fiskal Daerah
Konferensi ke-V PWI Lamongan. (Foto: Suprapto /Memo).

Ia menilai sinergi tersebut penting untuk mengoptimalkan sektor-sektor unggulan yang dapat meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus memperkuat kemandirian fiskal.

Lutfil juga menyoroti sektor pertanian Lamongan yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Menurutnya, tingginya produksi padi harus diimbangi dengan ketersediaan benih, irigasi, pupuk, serta infrastruktur pertanian agar produktivitas dapat terus meningkat.

Read More

Baca Juga :Jelang Peringatan Hari Jadi Kabupaten Blitar, Kapolres Blitar Ikut Ziarah Leluhur

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi Indonesia pada 2025 mencapai 60,21 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Produksi tersebut berasal dari luas panen sekitar 11,32 juta hektare dan menghasilkan 34,69 juta ton beras untuk konsumsi pangan penduduk.

Capaian tersebut semakin mengukuhkan posisi Lamongan sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan di tingkat Provinsi Jawa Timur maupun nasional.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Lamongan pada APBD 2026 menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar Rp670 miliar.

Baca Juga :Pelaksanaan Pilkades Kabupaten Kediri, Pemkab Kediri Tunggu Kebijakan Pemerintah Pusat

Karena itu, Lutfil berharap insan pers mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara konstruktif sekaligus menjadi mitra kritis pemerintah dalam mendorong kebijakan yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan penguatan kemandirian fiskal daerah.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *