Andre Caldas dinilai sebagai sosok yang tepat untuk memimpin masa transisi lantaran telah mengantongi lisensi A Pro dan memiliki kedekatan emosional serta pemahaman mendalam terkait kondisi skuad Arema FC saat ini.
“Untuk memastikan persiapan tim tidak terganggu jelang laga kandang melawan Dewa United, kami menunjuk Andre Caldas sebagai pelatih interim. Kualifikasinya sangat memenuhi syarat dan ia sudah intens berinteraksi dengan para pemain,” jelas Inal.
Di saat bersamaan, manajemen Arema FC tengah memproses perburuan pelatih kepala definitif baru untuk mengusung misi kebangkitan tim di papan atas liga.
Menutup keterangannya, manajemen Arema FC menyampaikan apresiasi atas dedikasi Marcos Santos sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh Aremania dan Aremanita.
“Kami memohon maaf kepada seluruh pendukung dan masyarakat Malang Raya atas raihan yang belum maksimal. Kami mohon doa dan dukungan agar pembenahan ini menjadi titik balik kebangkitan Arema FC,” pungkas Inal.


















