Gadis Sumberbrantas Batu Tewas Gantung Diri, Begini Kejadiannya

Gadis Sumberbrantas Batu Tewas Gantung Diri, Begini Kejadiannya
Polisi melakukan olah TKP gadis gantung diri. (arief/sejahtera.co)

Batu, SEJAHTERA.CO – Tragis dialami AA (17) seorang gadis warga Dusun Lemah, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, tewas gantung diri menggunakan tali yang dikaitkan di blandar atap rumah, Sabtu (31/8/2024).

Baca Juga :Semarakkan HUT ke-79 Kemerdekaan RI, Anak-anak hingga Manula Dusun Gemenggeng Adu Ketangkasan

Sampai saat ini, belum diketahui motif salah satu warga Desa Sumberbrantas itu nekat untuk mengakhiri hidup dengan gantung diri tersebut.

Read More

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata melalui Kasubag Humas, Iptu Trimo mengatakan, peristiwa diketahui oleh keluarga.

“Peristiwa gantung diri ini diketahui pertama kali oleh orangtuanya yang baru pulang dari servis motor, korban sempat dibawa ke bidan setempat tapi nyawanya tidak tertolong lagi,” jelasnya, Minggu (1/9/2024).

Baca Juga :Delapan Kader Jadi Anggota Dewan, DPC PKB Ponorogo Syukuran

Dari keterangan dari keluarga, pada Sabtu, 31 Agustus 2024 sekitar pukul 16.00 WIB, bapak kandung korban pulang bersama istrinya dari servis sepeda motor, mengetahui pintu rumah terkunci.

Kemudian orangtua korban memanggil-manggil korban, akan tetapi tidak ada jawaban. Selanjutnya orangtua korban melihat dapur rumah dari kaca jendela dan melihat korban telah gantung diri menggunakan tali yang dikaitkan di blandar atap rumah.

“Keluarga korban langsung mendobrak pintu rumah dan langsung mengangkat tubuh korban (kondisi korban masih bergerak-gerak),” urainya.

Baca Juga :Rangkaian Proses Tahapan Pilkada Kota Madiun, Bapaslon Inda-Aldi Jalani Tes Kesehatan

Selanjutnya orangtua korban menghubungi saksi Suliyanto. Tidak berapa lama saksi Suliyanto datang, dan langsung membantu menurunkan tubuh korban dan melepaskan tali tampar kecil.

Lalu orangtua korban dan saksi Suliyanto memeriksa denyut nadi korban, dan ternyata masih ada dan badan masih hangat.

Kemudian orangtua korban dan saksi Suliyanto langsung membawa korban ke bidan di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Lokasinya berjarak sekitar 5 kilometer dari rumah korban.

Setelah sampai di rumah bidan, dan dilakukan pemeriksaan, ternyata denyut nadi sudah tidak ada dan tubuh sudah dingin dan dinyatakan sudah meninggal dunia.

Baca Juga :Manuver Politik Silistiowati Tak Bisa Dianggap Remeh, Pengamat Politik Memprediksi Suara PDIP Terpecah

“Untuk saat ini untuk korban sudah dimakamkan dan pada hari Minggu, 1 September 2024 sekitar pukul 05.30 WIB dengan kejadian tersebut saksi menghubungi pihak Polsek Bumiaji,” tutupnya.

 

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *