Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Ribuan anggota pramuka penggalang di Kabupaten Trenggalek dilantik menjadi pramuka garuda. Pelantikan itu berlangsung di 360 Prigi, Desa Tasikmadu Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.
Baca Juga :Longsor Terjang Jalan Poros Trenggalek – Bendungan Meski Tak Ada Hujan, Ternyata Ini Pemicunya
Pramuka garuda merupakan anggota pramuka penggalang yang telah mencapai penghargaan dan kecakapan tertinggi di golongan pramuka penggalang. Untuk menjadi pramuka garuda, seorang pramuka penggalang harus memenuhi banyak syarat.
Di antaranya mulai dari menyelesaikan syarat kecakapan umum tingkat penggalang terap, membuat hasta karya minimal enam macam, memiliki tanda kecakapan khusus untuk pramuka penggalang minimal lima macam dari masing-masing bidang hingga dapat berkomunikasi menggunakan salah satu bahasa internasional.
Baca Juga :Sambut Hari Sumpah Pemuda, Situs Persada Sukarno Adakan Tasyakuran dan Dialog Sumpah Pemuda
Selain itu menjadi contoh yang baik sekolah, rumah, pasukan penggalang dan lingkungan pergaulan.
“Saya tahu garuda adalah pramuka tertinggi tingkatannya. Maka itu saya berharap dengan dilantiknya adik-adik pramuka penggalang ini menjadi pramuka garuda dapat menjadi generasi yang berkarakter serta berakhlak mulia,” kata Pjs Bupati Trenggalek, Dyah Wahyu Ermawati, Minggu (27/10/2024).
Ada sebanyak 1.173 pelajar yang dilantik menjadi anggota pramuka garuda. Pelantikan itu menjadi lebih istimewa karena pelantikan itu bersamaan dengan Jambore Cabang, yang merupakan pertemuan ajang pertemuan pramuka penggalang se-Kabupaten Trenggalek yang dilakukan 5 tahun sekali.
Baca Juga :Pastikan Pilkada 2024 Berjalan Lancar, Kapolres Tulungagung Cek Gudang Logistik KPU
“Patut berbangga karena kita dapat berpartisipasi dalam acara ini, karena tidak semua penggalang bisa bertemu dengan kegiatan ini. Maka dari itu harapan saya jadikan kegiatan ini sebagai ajang menambah ilmu, menambah wawasan, menambah kemandirian dan ajang meningkatkan prestasi kalian,” imbuhnya.
Erma sapaan akrabnya berpesan agar kegiatan positif seperti itu dapat terus terselenggara secara kesinambungan dengan peserta yang lebih banyak. Itu sekaligus menjadi langkah untuk membentengi generasi penerus dari pengaruh negatif arus globalisasi.
“Selain itu saya juga berharap untuk bisa terus meningkatkan belajar sehingga cita citamu dapat terwujud, karena harapan orang tuamu ada dipundak kalian semua,” pungkasnya.



















