Madiun, SEJAHTERA.CO – Pada Diskusi Publik Akademisi yang diselenggarakan di Gedung Graha Cendekia, Kota Madiun, pada kamis (31/10/2024) kemarin, menimbulkan suatu keganjalan.
Baca Juga :Tujuh Peserta Tes CAT CPNS Pemerintah Kabupaten Blitar Gagal di Hari Pertama
Dimana pada acara yang harusnya dihadiri 3 paslon Pilkada Kota Madiun ini, terdapat salah satu paslon yang tidak hadir.
Dalam hal ini, Forum Mahasiswa Madiun Raya menyayangkan ketidakhadiran pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Pilkada Kota Madiun tersebut.
Ketua Koordinator Forum Mahasiswa Madiun Raya, Karendra Wisnu mengatakan, acara yang dihadiri oleh lebih dari 500 mahasiswa ini bertujuan untuk menciptakan komunikasi langsung antara mahasiswa dan paslon.
Baca Juga :Buronan Kasus Korupsi Rumah Dinas, Mantan Wakil Ketua DPRD Jayapura Tertangkap di Tulungagung
Disamping itu, acara ini juga untuk mengukur pemahaman dan argumen masing-masing calon mengenai isu-isu penting kota.
Menurutnya, pihaknya sudah mengadakan rapat koordinasi pada Senin kemarin bersama pihak Bawaslu Kota Madiun, KPU, kepolisian, pihak kampus, dewan penasihat, dan aliansi.
Ia pun juga memastikan acara ini tidak melanggar aturan apapun.



















