Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Sebanyak 8 perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Trenggalek mendapatkan penghargaan ‘Soetran Award’.
Pemberian penghargaan ‘Soetran Award’ itu berlangsung dalam sarasehan forum CSR (Corporate Social Responsibility) di Hall Hotel Bukit Jaas Permai Trenggalek.
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengatakan, penghargaan Soetran Award diberikan atas dedikasi perusahaan-perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam kemajuan di Kabupaten Trenggalek.
Penghargaan diberikan kepada perusahaan yang tertib dan aktif menyampaikan Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP).
“Kami memberikan penghargaan kepada perusahaan yang tertib dan aktif memberikan CSR-nya kepada Trenggalek,” kata Mas Ipin sapaan akrabnya.
Baca Juga :Guru dan Murid SDN Babadan 1 Gelar Doa Bersama Korban Pembunuhan Ngancar
Sebanyak 8 perusahaan yang menerima penghargaan ‘Soetran Award’ itu adalah PT Bank Jatim Tbk Cabang Trenggalek, PT BPR Jwalita Perseroda Trenggalek, Perum Jasa Tirta I, PT PLN Nusantara Power UP Pacitan, PT Wowin Purnomo Putra, PT Alfi Putra Trenggalek dan PT Pertamina Patra Niaga Full Terminal Madiun.
Dengan adanya penghargaan itu, Mas Ipin berharap dapat meningkatkan partisipasi perusahaan dalam meningkatkan kemajuan Bumi Menak Sopal sebutan lain Kabupaten Trenggalek.
Sebab, ia menyebut setiap perusahaan yang ada maupun beroperasi di Trenggalek memiliki tanggungjawab sosial terhadap lingkungannya.
Baca Juga :Bahtsul Masail Nasional di Pesantren Tebuireng Jombang Bahas Bullying-Stunting
“Setiap perusahaan mempunyai tanggung jawab sosial terhadap lingkungan,” imbuhnya.
Selain memberikan apresiasi, penghargaan ‘Soetran Award’ itu juga menjadi wadah diskusi agar penyaluran CSR tepat sasaran. Lewat pembentukan forum CSR, Trenggalek ingin memfasilitasi pelaku usaha dalam penyelenggaraan program CSR dan program kesejahteraan sosial. Kemudian dapat membangun partisipasi dan kemandirian masyarakat dalam penyelenggaraan program CSR.
“Kita diskusi, biasanya menentukan tema tiap tahun, apa kira-kira kedepan CSR nya,” ujarnya.
Baca Juga :Pj Bupati Jombang Imbau Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan Pasca-insiden Warga Hanyut
Dalam diskusi yang dilakukan mengerucut pada tiga tema. Pertama mendukung program Presiden Prabowo Subianto yaitu makan siang yang bergizi.
Mas Ipin berharap bisa memberikan efek berganda, yaitu terlaksananya program dengan baik disisi lain bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dengan cara apa? Yaitu dengan cara nanti ke komunitas. Memberikan modal untuk mereka menambah bahan pokok sehingga nanti bisa digunakan sebagai bahan baku untuk makan siang bergizi,” jelasnya.
Baca Juga :Pembunuh Tiga Anggota Keluarga Guru Residivis, Konflik Keluarga Jadi Pemicu
Selain itu, kolaborasi sektor lainnya adalah destinasi wisata. Branding destinasi wisata menjadi ihwal penting untuk memajukan kawasan destinasi wisata selain memperlengkap fasilitas penunjangnya.
Selain itu ada aspek lain menjaga kelestarian alam yang disebut Mas Ipin jadi aspek tak kalah penting.
Baca Juga :Rekapitulasi Butuh Dua Hari, Pasangan Rijanto-Beky Herdihansah Unggul Perolehan Suara
“Kita pingin percantikan tempat wisata dan kota. Jadi itu penekanannya dan kemudian yang ketiga entah mereka memberikan bibit atau segala macam yang lainnya,” pungkasnya.



















