Kediri, SEJAHTERA.CO – Menanggulangi penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Kediri dilakukan secepatnya dalam minggu ini. Upayanya dengan menutup sementara pasar hewan di Kabupaten Kediri.
Baca Juga :Semprot Disinfektan Pada Sapi Sebelum Masuk Pasar Hewan
Sebelum pasar hewan ditutup, tim Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, Minggu (12/1/2024) siang melakukan pemeriksaan dan sosialisasi pencegahan PMK dan pasang papan pengumuman penutupan pasar hewan sementara.
Plt Kepala DKPP Kabupaten Kediri, drh Tutik Purwaningsih menjelaskan penutupan sementara pasar hewan dilakukan Senin (13/1/2024) hingga Sabtu (25/1/2024). Penutupan sementara Ini berlaku untuk seluruh pasar hewan di Kabupaten Kediri.
“Yang ditutup sementara adalah Pasar hewan di Pare ada dua, pasar hewan Grogol, pasar hewan Wonorejo Wates, pasar hewan di Plosoklaten dan pasar hewan di Purwokerto Ngadiluwih,” katanya.
Menurut Tutik, pasar hewan merupakan titik kunci yang berpotensi besar penyebaran PMK di Kabupaten Kediri. Karena di pasar hewan ini ratusan ternak sapi berada dan bisa sebabkan penularan cepat. Terlebih penyebaran pmk dalam hitungan hari bisa meningkat jumlahnya.
Baca Juga :Jelang Imlek, Berkah Perajin Dupa Desa Bawangan Jombang, Pesanan Dupa Naik 50 Persen
“Tim keswan DKPP Kabupaten Kediri melakukan pemeriksaan dan evaluasi penanganan pencegahan hewan ternak kuku belah yang terpapar di semua. wilayah Kabupaten Kediri. Dengan pola ini diharapkan, penyebaran dan paparan pmk bisa ditekan penyebaranya,” imbuhnya.



















