Memanfaatkan Hasil Panen Lokal, Olahan Ketan Durian Laris di Pasaran

Memanfaatkan Hasil Panen Lokal, Olahan Ketan Durian Laris di Pasaran
Alina Dini, ibu rumah tangga asal Jombang, tengah mengemas ketan durian buatannya yang laris hingga luar daerah. Usaha kuliner ini memberinya omzet hingga jutaan rupiah per hari.

Jombang, SEJAHTERA.CO – Seorang ibu rumah tangga di Jombang, Jawa Timur, sukses meraup omzet jutaan rupiah per hari dari usaha produksi ketan durian.

Memanfaatkan musim panen durian yang melimpah di daerahnya, terutama durian lokal Wonosalam, ia mengolah buah tersebut menjadi fla yang dipadukan dengan ketan, menghasilkan jajanan khas yang kini banyak diminati konsumen.

Baca Juga :Polres Jombang Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1446 H Tahun 2025 M

Read More

Pahit-manis, legit, dan beraroma khas—itulah cita rasa ketan durian yang diproduksi Alina Dini, warga Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Usaha ini sudah ia tekuni sejak akhir tahun 2023.

Awalnya, Alina hanya mencoba-coba mengolah durian hasil panen dari kebun di sekitar lereng Gunung Anjasmoro. Namun, melihat tingginya antusiasme masyarakat terhadap produknya, ia mulai serius menekuni usaha tersebut hingga berkembang pesat.

“Dulu awalnya coba-coba, hanya untuk konsumsi pribadi dan keluarga. Tapi ternyata banyak yang suka, lalu saya mulai menjualnya secara kecil-kecilan. Dari situ, pesanan semakin banyak dan berkembang sampai sekarang,” ungkap Alina, Kamis (30/1/2025).

Baca Juga :Kapolres Ponorogo Kumpulkan Senpi Milik Anggota, ini Tujuannya

Setiap harinya, Alina mengolah sekitar 5 hingga 10 kilogram ketan dan 50 buah durian untuk menghasilkan sekitar 50 hingga 100 box ketan durian. Setiap box berisi 10 porsi dan dijual dengan harga Rp27.000 per kotak.

Dengan permintaan yang terus meningkat, Alina kini memproduksi ketan durian dalam jumlah lebih banyak, bahkan terkadang harus menolak pesanan karena keterbatasan bahan baku dan tenaga kerja.

“Kadang kalau stok durian di pasar sedang sedikit, produksi ikut berkurang. Tapi kalau musim panen seperti sekarang, alhamdulillah bisa lebih banyak,” tambahnya.

Baca Juga :Diterjang Angin Kencang, Rumah Mantan Kadinkes Hingga Lapak Pasar Laron Alun-alun Batu Roboh

Pada awalnya, Alina hanya menjual ketan durian di sekitar Jombang, baik melalui pesanan langsung maupun dititipkan di warung-warung.

Namun, seiring berkembangnya usaha, ia mulai menerima pesanan dari luar daerah, bahkan sampai ke luar Pulau Jawa seperti Jakarta.

“Teksturnya lembut, fla duriannya terasa legit, manisnya pas, dan ada sedikit sensasi pahit khas durian asli. Saya sudah beberapa kali pesan, dan rasanya selalu enak,” ujarnya.

Baca Juga :Terjebak Longsor, 10 Peserta Camping di Wisata Ranu Gumbolo Dievakuasi

Untuk mempermudah distribusi, Alina juga mulai memanfaatkan platform digital seperti media sosial dan aplikasi pesan-antar makanan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.

Dengan usaha yang terus berkembang, Alina kini mampu meraup omzet antara Rp2 juta hingga Rp3 juta per hari.

Penghasilannya yang cukup besar dari bisnis rumahan ini menjadi inspirasi bagi banyak ibu rumah tangga lainnya untuk memanfaatkan potensi lokal sebagai peluang usaha yang menguntungkan.

Baca Juga :Kreativitas Purwadi, Perajin Rospring Bernilai Tinggi, Buat Replika Kapal Dewaruci Rp 2 juta hingga Wakulnya Diminati Luar Jawa

Melihat tingginya permintaan pasar, Alina berencana memperluas skala produksinya dengan menambah tenaga kerja serta mengembangkan sistem distribusi yang lebih luas agar produknya dapat menjangkau lebih banyak konsumen di berbagai daerah.

“Harapannya ke depan bisa lebih besar lagi, mungkin bisa punya tempat produksi sendiri yang lebih luas dan menambah karyawan supaya bisa memenuhi semua pesanan,” tutupnya.

Baca Juga :Istri Tentara dan Selingkuhannya Dilaporkan ke Polres Nganjuk

Kelezatan ketan durian buatannya menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan. Salah satu pembeli, Karimatul Maslahah, mengaku ketagihan dengan rasa khas yang dihasilkan oleh kombinasi ketan dan fla durian asli.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *