Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Sebuah bus jurusan Madiun – Ponorogo menabrak sebuah bengkel sepedah motor di Jalan Raya Ponorogo – Madiun, tepatnya di Desa Purwosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Minggu (23/3/2025) siang.
Baca Juga :Status Kantor Imigrasi Kediri Berubah, Diperbolehkan Terapkan Pemeriksaan Keimigrasian
Kencangnya tabrakan membuat bengkel motor rusak parah. Selain itu sejumlah kendaraan yang sedang di perbaiki rusak ikut tertabrak. Meski tidak ada korban jiwa, tapi seorang pengunjung bengkel mengalami luka-luka. Sedangkan sopir bus sendiri mengalami luka ringan.
Peristiwa tersebut bermula Bus bernopol AE 7259 UB yang dikemudikan oleh Ferry Sanjaya (41) warga Kota Madiun, yang melaju dari arah Madiun menuju Ponorogo, tiba-tiba oleng ke arah kanan karena menghindari kendaraan roda dua yang hendak menyeberang dan langsung menabrak sebuah bengkel sepeda motor.
“Tahu-tahu bus sudah berjalan miring dan menabrak bengkel saya,” ungkap Eriyan Sasmito pemilik bengkel.
Baca Juga :Srikandi GM Bagi-bagi Ratusan Takjil di Perempatan Jayastamba Nganjuk
Eriyan menuturkan, sebelum menabrak bengkelnya, bus sempat menghindari kendaraan motor yang ada di depannya yang tiba-tiba berbelok kanan. Karena kondisi laju bus yang kencang, sehingga sopir tidak sempat untuk menginjak rem dan langsung banting stir ke kanan.
“Daripada busnya menabrak sepeda motor yang berbelok tadi, sopir bus langsung banting stir ke kanan dan menabrak bengkel saya,” urainya.
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, IPTU Abdul Cholik memaparkan, kendaraan bus awalnya mendahului sebuah kendaraan roda empat.
Baca Juga :Polres Nganjuk Pasang Rambu Peringatan dan Imbauan di Jalur Mudik di Titik Rawan Kecelakaan
Sehingga mengambil lajur kanan, namun karena searah di depannya juga terdapat sebuah kendaraan roda dua yang mau menyeberang, sehingga sopir kaget dan banting setir ke kanan.
“Sopir bus terhalang pandangan, tidak melihat ada kendaraan yang berbelok, sehingga menghindar dan terpelanting ke kanan, dan menabrak sebuah bengkel,” papar Cholik.
Dari hasil pemeriksaan sementara ada 5 motor yang rusak parah akibat terlindas bus dan tertimpa bangunan bengkel. Selain itu, kerugian atas peristiwa tersebut mencapai belasan juta rupiah.



















