KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Polisi mengungkap motif kasus dugaan pengeroyokan maut di wilayah Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri.
“Untuk motif sementara tidak ditemukan (unsur permusuhan) antar perguruan silat,” ujar Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Fauzy Pratama, Sabtu (29/3/2025).
Fauzy menambahkan, hasil interogasi kepada para terduga pelaku menunjukkan pengeroyokan maut itu terjadi akibat adanya salung tantang dan saling ejek.
baca juga : Unjuk Rasa di DPRD Kota Kediri Ricuh, Petugas Amankan Puluhan Orang
Para terduga pelaku berpapasan dengan para korban pengeroyokan maut yang salah satunya meninggal dunia di wilayah Kecamatan Ngasem.
Karena terjadi saling ejek dan saling tantang, para terduga pelaku langsung mengejar korban hingga terjadilah aksi maut tersebut.
“Korban dan pelaku ini tidak saling kenal,” imbuhnya.
Selain mengamankan belasan terduga pelaku, anggota Satreskrim Polres Kediri juga menyita barang bukti sepeda motor yang dikendarai dan atribut mereka pakai saat kejadian.



















