Siswa Putus Sekolah di Kabupaten Kediri Turun, Tinggal 5420 Anak

Siswa Putus Sekolah di Kabupaten Kediri Turun, Tinggal 5420 Anak
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri Dr. Mohamad Muhsin. (bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Akhir tahun 2024 lalu, angka putus sekolah di Kabupaten Kediri tercatat ada 10.000 anak lebih, dan sesuai catatan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kediri per 2 Mei 2025, angka putus sekolah menurun drastis hingga 542 anak. Murid yang putus sekolah ini mulai dari SD, SMP dan SMA.

Kepala Disdik Kabupaten Kediri Dr. Muhamad Muhsin mengatakan, jumlah 5420 siswa tersebut sudah dikembalikan ke sekolah, dan sudah aktif ikuti kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah masing-masing.

Muhsin mengupayakan agar yang tersisa ini bisa kembali aktif sekolah lagi. Salah satunya dengan Festival Pelepasan Pelajar Kediri Berbudaya yang saat ini mulai masuk tahap pendaftaran.

Read More

Baca Juga :Museum Angkut Kota Batu Terbakar, ini Kronologinya

“Salah satu kegiatan di festival ini adalah peduli sesama teman yang putus sekolah. Mereka yang mampu mengajak mereka kembali ke sekolah,” ujarnya, Kamis (8/5/2025).

Ditambahkan Muhsin, jika pada pelepasan pelajar ini ada pelajar yang peduli pada temannya, dan gotong royong agar bisa masuk sekolah tentu akan lebih.

Misal mereka mampu ajak anak 10 yang masuk sekolah lagi tentu jumlahnya akan banyak anak yang tidak putus sekolah.

Baca Juga :Dindik Ponorogo Tak Larang Sekolah Gelar Perpisahan dan Study Tour Tapi Wajib Patuhi Syarat ini

“Sesuai dengan instruksi atau anjuran Mas Bup Dhito, anak usia sekolah di Kabupaten Kediri harus masuk sekolah tanpa terkecuali. Ini penting demi pemajuan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM di Kabupaten Kediri,” imbuhnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *