Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Tulungagung beberapa hari terakhir menyebabkan terjadinya longsor di dua kecamatan.
Akibatnya, belasan rumah yang berada di Kecamatan Pagerwojo dan Sendang dilaporkan terdampak longsor.
Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Tulungagung, Gilang Zelakusuma mengatakan, Kabupaten Tulungagung dilanda hujan deras dengan intensitas tinggi sejak tiga hari terakhir.
Hal ini mengakibatkan dua kecamatan yakni Kecamatan Pagerwojo dan Sendang dilanda bencana alam tanah longsor.
Baca Juga :Ditabrak dari Belakang, Sopir Truk Jadi Tersangka Kecelakaan
Bencana tanah longsor menyebabkan sedikitnya 15 rumah warga tertimbunan material longsor. Dia merinci, lima rumah terdampak longsor di Kecamatan Pagerwojo, sedangkan 10 rumah yang terdampak longsor di Kecamatan Sendang.
“Kami mendapat laporan pada Sabtu (17/5/2025) terdapat dua rumah di Kecamatan Sendang yang tertimpa longsor. Kemudian pada Senin (19/5/2024) ada lagi lima rumah yang tertimpa longsor di Kecamatan Pagerwojo,” kata Gilang Zelakusuma, Selasa (20/5/2025).
Dampak longsor tersebut, menyebabkan tembok dua rumah di Desa Samar Kecamatan Pagerwojo jebol. Kemudian terdapat satu rumah yang bagian terasnya retak dan geser, serta dua rumah lainnya tertutup lumpur pada bagian belakang rumahnya.
Sedangkan longsor di Kecamatan Sendang terjadi di Desa Tugu yang mengakibatkan tujuh rumah terdampak, diantaranya dua rumah rusak pada bagian tembok yang jebol.
Baca Juga :Tanah Longsor di Ponorogo, Dinding Rumah Warga Jebol Diterjang Material
Kemudian satu rumah ambruk akibat tertimpa longsor, sedangkan empat rumah sisanya hanya tertimbun material longsor tetapi tidak mengalami kerusakan.
Lalu di Desa Nyawangan Kecamatan Sendang terdapat dua rumah tertimbun longsor, tetapi kondisi rumah tersebut aman dan tidak mengalami kerusakan.
Serta di Desa Sendang, Kecamatan Sendang terdapat satu rumah yang mengalami kerusakan pada bagian atap akibat timbunan material longsor.
“Kami sudah memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, hanya saja terdapat 15 rumah yang terjadi kerusakan,” ungkapnya.
Gilang mengaku, sudah menerjunkan tim untuk datang ke lokasi longsor dan melakukan pembersihan material longsor bersama TNI/Polri dan masyarakat. Mulai pagi tadi, proses pembersihan tersebut sudah dilakukan oleh petugas gabungan.
Baca Juga :Lagi, Longsor Susulan di Dusun Tumpak Doro Desa Pamongan Mojo
Sedangkan untuk rumah yang mengalami kerusakan, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) untuk diusulkan mendapat bantuan.
Namun, BPBD Tulungagung sudah memberikan bantuan berupa terpal untuk menutup kerusakan dan sembako.
“Kami sudah berikan terpal untuk menutup rumah yang atapnya berlubang akibat terkena material longsor. Tim kami juga masih melakukan asesmen di TKP, sehingga kemungkinan data rumah terdampak longsor masih bisa berubah,” pungkasnya.



















