Video Viral Narasi Polisi Tabrak Wanita Diluruskan Polisi

Video viral petugas Satlantas Polres Tulungagung yang dinarasikan menabrak pemotor di Desa Tanjungsari Kecamatan Boyolangu yang diunggah di media sosial facebook.(sejahtera.co)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Ramai beredar video viral di media sosial dengan narasi anggota Satlantas Polres Tulungagung menabrak seorang wanita saat melakukan pengejaran terhadap pelanggar lalu lintas. Merespons video itu, Satlantas Polres Tulungagung memastikan jika narasi tersebut hoax.

Baca Juga :Ditabrak dari Belakang, Sopir Truk Jadi Tersangka Kecelakaan

Kasatlantas Polre Tulungagung, AKP Taufik Nabila mengatakan, kejadian kecelakaan tersebut terjadi pada Minggu (18/5/2025) kemarin di jalan umum Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Kejadian bermula saat petugas hendak menghentikan pengendara sepeda motor di Simpamg Empat Tamanan Tulungagung.

Read More

Belakangan diketahui jika pemotor tersebut inisial H (15) yang berboncengan dengan temannya A (15) keduanya warga Desa Joho Kecamatan Kalidawir. Saat itu, pengendara sepeda motor tersebut mengendarai Honda Beat nopol AG 4596 RCL, tapi saat dihentikan mereka tetap tancap gas.

“Awalnya petugas kami hendak menghentikan pemotor itu, tetapi saat dihentikan di Pos Simpang Empat Tamanan, mereka tidak mau berhenti,” kata AKP Taufik Nabila, Senin (19/5/2025).

Merasa curiga, ungkap Taufik, petugas Satlantas Polres Tulungagung kemudian memilih untuk membuntuti pemotor tersebut dengan jarak 100 meter. Namun, setibanya di Kecamatan Boyolangu, pemotor tersebut sadar jika mereka dibuntuti petugas, sehingga mereka kemudian justru semakin tancap gas.

Baca Juga :Tanah Longsor di Ponorogo, Dinding Rumah Warga Jebol Diterjang Material

Setibanya di Desa Tanjungsari, Kecamatan Boyolangu, pemotor tersebut justru menabrak wanita berinisial S warga setempat yang baru saja keluar gang. Pada saat itu, terdapat warga yang merekam dan mengunggah video tersebut di Facebook dengan memberikan narasi seolah petugas Satlantas yang menabrak.

“Jadi ada dua kejadian yakni pelanggar lalu lintas dan kecelakaan lalu lintas. Untuk narasi yang menyatakan jika petugas kami yang menabrak, itu tidaklah benar,” ungkapnya.

Pasca kejadian itu, jelas Taufik, petugas Satlantas Polres Tulungagung yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) justru membantu dengan memanggilkan ambulans. Para korban yang mengalami luka ringan kemudian dibawa ke RSUD dr. Iskak untuk menjalani perawatan atas luka-luka yang dideritanya.

Petugas juga sudah melakukan pemeriksaan pada sejumlah saksi termasuk warga dan pemotor tersebut dan mengakui jika pemotor H yang menabrak. Pemotor itu beralasan jika dirinya panik lantaran takut ditilang oleh petugas karena telah melakukan pelanggaran lalu lintas, sehingga berusaha melarikan diri.

“Pemotor yang dibuntuti oleh petugas kami sudah dimintai keterangan dan mengakui jika dia yang menabrak. Kami juga memastikan tidak ada kerusakan pada kendaraan petugas kami, sehingga ini menjadi bukti jika bukan petugas kami yang menabrak,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *