Oknum HRD Pabrik Sepatu di Nganjuk Viral, Diduga Maki Karyawan dan Sebut “Orang Indonesia Goblok Semua”

Oknum HRD Pabrik Sepatu di Nganjuk Viral, Diduga Maki Karyawan dan Sebut "Orang Indonesia Goblok Semua"
Ifang Sofyant, yang menjabat sebagai HRD di PT Sukses Abadi Indonesia (SAI). (istimewa)

Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seseorang yang diduga mandor di salah satu pabrik sepatu branded di Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, memaki para karyawan dan mengeluarkan kata-kata tidak pantas.

Oknum tersebut diketahui bernama Ifang Sofyant, yang menjabat sebagai HRD di PT Sukses Abadi Indonesia (SAI), Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk.

Satu kalimat yang paling diperbincangkan oleh publik saat ini adalah ucapan Ifang yang menyebut “Orang Indonesia Goblok Semua”. Ucapan ini diduga dilontarkan kepada para karyawan PT SAI.

Read More

Video pendek berdurasi 30 detik itu pertama kali diunggah ke media sosial pada 3 Juni 2025 dan baru viral kemarin, hingga menjadi perbincangan hangat hingga hari ini, Selasa (10/6/2025).

Baca Juga :Kota Wisata Batu Siapkan 18 Venue Cabor Dalam Porprov IX Jatim, ini Jadwalnya

Potongan video tersebut memperlihatkan seorang pria berbicara dengan nada tinggi, memarahi karyawan di depan umum.

Dalam video, terdengar dengan jelas pria dalam posisi berdiri menyebut bahwa orang Indonesia tidak disiplin dan “Goblok”.

Video tersebut pertama kali disebarkan oleh DPC F Hukatan KSBSI Nganjuk. Hanya dalam hitungan jam, rekaman itu viral, memantik respons beragam dari masyarakat, mulai dari amarah, ejekan, hingga kecaman terhadap manajemen PT SAI.

Ketua DPC F Hukatan KSBSI Nganjuk, Budi Santoso, mengatakan tindakan itu sebagai bentuk arogansi korporasi terhadap pekerja.

“Ini bukan lagi soal pelanggaran jam kerja. Ini penghinaan terhadap akal sehat buruh Indonesia,” tegas Budi.

Baca Juga :Penjual Ketan Bubuk dan Ketan Hitam Meninggal Mendadak di Depan Alfamart Ngaglik Kota Kediri

Sementara itu, Ifang Sofyant mengatakan menilai video yang beredar adalah potongan yang tidak utuh.

“Tidak ada bahasa intimidasi. Saya menyampaikan pesan tegas tentang disiplin kerja. Banyak karyawan yang meninggalkan tempat 5 sampai 15 menit sebelum jam kerja berakhir. Ini sudah berulang kali terjadi,” ujarnya.

Ifang melanjutkan, insiden itu terjadi di Gedung A, di mana terdapat 2.800 pekerja disana. Saat itu, lebih dari 200 karyawan didapati sudah berkumpul di pintu keluar sebelum pukul 16.00 WIB, waktu resmi kerja berakhir.

“Saya ditegur atasan karena dianggap gagal mengawasi. Maka saya tegur langsung di lapangan,” ucapnya.

Baca Juga :Pura-pura Ajak Nikah, Perempuan Tulungagung Bawa Kabur Motor Kenalan

Mengenai ucapannya tentang “orang Indonesia goblok semua!”, Ifang menyebut itu adalah bentuk keprihatinan pribadi, bukan penghinaan.

Ia berdalih bahwa tujuannya adalah membangkitkan kesadaran pentingnya disiplin dalam budaya kerja, apalagi di lingkungan perusahaan asing dengan standar tinggi.

“Saya tidak bermaksud merendahkan. Saya ingin kita menunjukkan bahwa bangsa ini bisa disiplin,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *