Blitar, SEJAHTERA.CO – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Penataran Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Sopir atau pengemudi truk meninggal dunia usai tubuhnya tergencet truk.
Baca Juga :Kaki Cedera, BPBD Kota Kediri Evakuasi Pendaki 17 Tahun di Puncak Watu Bengkah Gunung Klotok
Informasi yang berhasil dihimpun Koran Memo menyebutkan kejadian pada Senin (9/6/2025) sekitar pukul 14.00. Lokasi kejadian masuk Dusun Sidodadi, Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. “Sopir truk meninggal dunia karena mengalami luka parah di bagian perut,” kata Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Agus Prayitno, Selasa (10/6/2025).
Dia mengatakan, kecelakaan melibatkan tiga kendaraan. Yakni truk AG 8746 VM yang dikemudikan Budiono (51) warga Loceret, Kabupaten Nganjuk. Budiono mengemudi ditemani Marsono (45) warga Sukomoro, Kabupaten Nganjuk.
Ada juga pengemudi truk L 8879 UY yakni Yuliantoro (36) warga Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar. Truk ketiga AG 8241 OA adalah Ahmad Fadli (20) warga Desa Modangan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Kecelakaan berawal truk yang dikemudikan Budiono melaju dari arah timur ke barat. Saat melintas di Jalan Raya Penataran Dusun Sidodadi, Desa Kedawung, truk selip hilang kendali mengarah ke kiri.
Baca Juga :Pelaku Sindikat Pecah Kaca Digulung Polres Ponorogo, Ternyata Hasil Curian Digunakan Bayar Pinjol
Truk berbenturan dengan Yuliantoro yang saat itu keluar dari truknya mengambil tebu di truk parkir yang sebelumnya dikemudikan Ahmad Fadli. Dua truk itu parkir karena sedang antre isi angin ban.
Yuliantoro tak sempat menghindar. Akhirnya tertabrak dan tubuhnya tergencet dan mengalami luka parah di perut berakhir meninggal dunia di rumah sakit. Sementara sopir truk muatan plastik yang menabrak tak mendapatkan luka. Hanya saja penumpang truk plastik Marsono luka ringan.



















