Monumen Reog Ponorogo Disuntik Dana Rp 10,6 Miliar

Monumen Reog Ponorogo Disuntik Dana Rp 10,6 Miliar
Staf Khusus (Stafsus) Kepresidenan bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto saat melihat pembangunan monumen Reog beberapa waktu lalu.(istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Pembangunan proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) kembali mendapatkan kucuran dana segar dari pemerintah pusat.

Setelah menghabiskan dana pembangunan sekitar Rp 73,8 miliar sejak dimulai pada 2023 lalu. Monumen yang memiliki tinggi 126 meter tersebut mendapatkan suntikan dana tambahan melalui APBN senilai Rp 10,6 miliar.

Anggaran tersebut berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (PPKT) yang dikelola Kementerian PUPR. Fokus penggunaannya adalah pembangunan infrastruktur kawasan pendukung MRMP.

Read More

Dimana pengerjaannya meliputi jalan paving, drainase, jaringan air minum, pengolahan air limbah, hingga tempat sampah 3R (reduce, reuse, recycle).

Baca Juga :Ong Kim Swee Pelatih Persik Kediri Fokus Mempersiapkan Tim

“Lingkungan sekitar monumen sudah dibenahi jalannya dan dipercantik lingkungannya. Sebuah kawasan permukiman yang hidup karena ada pasar serta aktivitas produktif warga. Penataan lingkungan yang tematik dan holistik (menyeluruh) untuk menyiapkan kawasan pendukung pariwisata,” ungkap Jamus Kunto, kepala DPUPKP Kabupaten Ponorogo, Senin (23/6/2025).

Pada 2025 ini, pihaknya akan fokus merampungkan segmen-segmen drainase yang tersisa. Salah satu titik utama pekerjaan adalah sistem drainase di sekitar Pasar Sampung dengan menggunakan saluran pracetak U-ditch berbentuk huruf U yang memungkinkan pengerjaan lebih cepat dan rapi.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *