Polres Malang Tindak Lanjuti Laporan Korban Arisan Bodong Turen

Polres Malang Tindak Lanjuti Laporan Korban Arisan Bodong Turen
Korban arisan bodong lapor ke Polres Malang. (arief/sejahtera.co)

Malang, SEJAHTERA.CO – Satreskrim Polres Malang kini mulai menyelidiki laporan dugaan penipuan arisan di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Polisi menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh sejumlah korban pada Jumat (8/8/2025) lalu.

KBO Satreskrim Polres Malang Ipda Dicka Ermantara menerangkan, laporan telah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian. Selanjutnya, pihaknya akan mendalami aduan yang dilayangkan korban.

“Benar, laporan tersebut sudah kami terima. Selanjutnya, kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Dicka, Selasa (12/8/2025).

Read More

Seperti diberitakan sebelumnya ratusan ibu-ibu menjadi korban, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp6 miliar. Modus arisan yang menjanjikan keuntungan tinggi itu dijalankan oleh dua orang kakak beradik tersebut.

Baca Juga :PNS di Satpol PP Nganjuk Terancam Dibui, Gara-gara Digerebek saat Berjudi Dadu

Kedua terduga pelaku disebut-sebut telah menjalankan praktik arisan online sejak 2017 silam. Dikatakan jika kakak beradik tersebut menggunakan sistem arisan “Get” dengan cara menjual slot arisan di bawah harga yang seharusnya.

Satu slot senilai Rp1,5 juta dijual hanya Rp700 ribu, dengan janji pencairan dana dalam jangka waktu tertentu.

Namun di balik sistem tersebut, uang yang masuk sebenarnya hanya diputar dari anggota baru ke anggota lama. Tidak ada aktivitas investasi nyata.

Grup WhatsApp bernama ‘Grup Jual Beli Arisan Amanah’ menjadi wadah utama komunikasi peserta arisan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *