Gudang Rosok Campurdarat Tulungagung Ludes Terbakar, Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah, “Uthis” Diduga Penyebabnya

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebuah gudang rosok milik Yeni Wulandari di Desa Gamping Kecamatan Campurdarat Tulungagung ludes terbakar, Sabtu (1/6/2024) sore.

Akibat kebakaran tersebut, pemilik gudang rosok di Desa Gamping terpaksa mengalami kerugian ratusan juta rupiah.

 

Read More

Kasi Operasi Dan Pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, kebakaran dilaporkan sekitar pukul 16.15 WIB.

Usai menerima laporan tersebut, petugas segera menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) untuk melakukan proses pemadaman. Petugas tiba di TKK tepat 20 menit usai menerima laporan.

“Saat kami tiba di TKK, kondisi api sudah melahap seluruh bangunan gudang rosok beserta isinya,” kata Bambang Pidekso, Minggu (2/6/2024).

 

Saat tiba di TKK, ungkap Bambang, pihaknya turut membawa serta dua mobil damkar dan dua truk tangki air untuk melakukan proses pemadaman tersebut.

Diketahui, proses pemadaman baru selesai dilakukan satu jam lebih usai petugas melakukan pemadaman atau tepatnya pada pukul 17.35 WIB.

Lamanya proses pemadaman, dikarenakan kondisi api sudah melahap seluruh bangunan dan isi gudang rosol tersebut, dimana di dalamnya banyak barang mudah terbakar.

 

Hal itu tentunya sangat menyulitkan petugas damkar lantaran api sulit dijinakkan, sehingga bangunan gudang dan isinya tak terselamatkan.

“Di dalam gudang rosok itu banyak barang yang mudah terbakar, sehingga api sedikit sulit dijinakkan dan proses pemadaman berlangsung lama,” ungkapnya.

Setelah api berhasil dijinakkan, jelaa Bambang, pihaknya bersama Tim Inafis Polres Tulungagung kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab munculnya api.

 

Diketahui, petugas menduga jika api berasal dari puntung rokok (uthis) yang dibuang mengenai tumpukan rosok.

Akibat peristiwa kebakaran tersebut, pemilik gudang rosok tersebut terpaksa mengalami kerugian dengan nilai yang cukup fantastis yakni Rp 200 juta.

Pasalnya, di dalam gudang rosok tersebut terdapat barang bekas yang siap dikirim, sehingga jika ditotal kerusakan pada gudang dan isinya senilai Rp 200 juta.

 

“Jadi kami menemukan sumber api berasal dari sisi kanan gudang dimana pada lokasi itu banyak barang mudah terbakar,” pungkasnya.

Reporter : Mochammad Sholeh Sirri

Editor : Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *