JOMBANG, SEJAHTERA.CO – Aksi kejahatan jalanan kembali meresahkan warga Kabupaten Jombang. Tiga orang pemuda di Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, nyaris kehilangan nyawa usai diserang dan dibacok sekelompok orang tak dikenal (OTK) pada Selasa (29/9/2026) dini hari.
Baca juga:Tabrakan Dua Motor Honda Vario di Diwek Jombang, Pemuda 23 Tahun Tewas di Tempat
salah satu korban berinisial AA (19) menceritakan, insiden mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 hingga 00.00 WIB. Saat itu, ia bersama dua temannya, B (18) dan C (19), tengah dalam perjalanan pulang dari Sumbermulyo menuju Pandanwangi dengan mengendarai dua unit sepeda motor.
Di tengah perjalanan, mereka berpapasan dengan kelompok pelaku yang berjumlah sekitar lima orang dengan mengendarai dua sepeda motor. Kelompok tersebut mendadak menyalip dan mengejar kendaraan korban.
“Kami pulang dari Sumbermulyo ke Pandanwangi. Pas disalip, mereka tiba-tiba berbalik mengejar kami,” ungkap AA kepada awak media, Rabu (30/9/2026).
Setibanya di sekitar gapura Desa Pandanwangi, saat korban berniat berbelok, sepeda motor mereka mendadak diserempet oleh kelompok pelaku. Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung mengayunkan senjata tajam yang diduga kuat jenis celurit ke arah ketiga pemuda tersebut.
“Begitu diserempet langsung dibacok. Baju kami sampai robek-robek kena sabetan sajam,” terangnya.
Sabetan senjata tajam tersebut mengakibatkan ketiga korban mengalami luka-luka di bagian tangan serta bahu sebelah kiri. Usai melancarkan aksinya, kelompok pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.
Dalam kondisi terluka dan panik, para korban berusaha mencari bantuan hingga akhirnya bertemu kerabat AA. Ketiganya kemudian dilarikan ke UGD RSNU Jombang untuk mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya diperbolehkan menjalani rawat jalan.
Peristiwa penganiayaan tersebut telah dilaporkan secara resmi ke pihak kepolisian. Korban berharap kepolisian bergerak cepat meringkus para pelaku.
Kapolsek Diwek, AKP Darul Huda, membenarkan adanya laporan kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam tersebut. Pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan intensif dengan dukungan penuh dari Satreskrim Polres Jombang untuk mengidentifikasi dan menangkap kelompok pelaku.
Baca juga:Perpustakaan dan Ruang BK SMPN 2 Perak Jombang Terbakar, Koleksi Buku dan Data Siswa Hangus
“Korban mengalami luka sabetan sajam dan sudah mendapatkan penanganan medis rawat jalan. Saat ini kami bersama Satreskrim Polres Jombang masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengusut tuntas kasus ini,” tegas AKP Darul Huda.



















