Terjunkan Ratusan Personel, Amankan Demo soal Agraria

Terjunkan Ratusan Personel, Amankan Demo soal Agraria
Polisi saat amankan jalannya demo di depan kantor bupati Blitar. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Aksi demo Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Blitar bersama Konsorsium Pembaharuan Agraria dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional tahun 2025 di Kantor Bupati Blitar menjadi atensi polisi.

Sedikitnya 300 personel diturunkan mengamankan jalannya aksi damai yang digelar di depan Kantor Kabupaten Blitar pada Rabu (24/9/2025).

Ratusan personel itu terdiri dari Polres Blitar menerjunkan 272 personel gabungan yang terdiri dari 2 peleton Dalmas Awal, 2 peleton Dalmas Inti Polres Blitar, 1 peleton Brimob.

Read More

Ada juga 1 peleton BKO dari Polres Blitar Kota, serta didukung unsur terkait. Seperti dinas perhubungan, satpol PP dan hingga petugas pemadam kebakaran atau damkar.

Baca Juga Polres Jombang Gagalkan Peredaran Ganja 5,37 Kg, Satu Tersangka Disebut Menantu DPRD

Kapolres Blitar, AKBP Arif Fazlurrahman memimpin langsung jalannya pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar oleh massa di depan Kantor Kabupaten Blitar.

Setibanya di lokasi, massa disambut dengan hangat oleh jajaran personel pengamanan. Polres Blitar menekankan pendekatan humanis dalam setiap aksi. Sehingga tercipta suasana yang kondusif dan penuh rasa saling menghargai.

“Sebagai bentuk pelayanan, massa aksi juga diberikan makanan dan minuman oleh petugas. Hal ini bertujuan untuk menjaga kondisi peserta aksi tetap sehat, serta menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga mengedepankan sisi kemanusiaan,” kata Kapolres Blitar.

Sementara itu, demo yang dimulai pukul 10.00 itu massa menyampaikan tuntutan. Di antaranya membentuk Badan Reformasi Agraria yang diketuai oleh Presiden RI, menuntaskan permasalahan agraria di wilayah Kabupaten Blitar, menyelesaikan konflik pertanahan di wilayah Kabupaten Blitar.

Ada juga menolak adanya “Bank Tanah”, menghapus praktik monopoli yang dinilai masih terlalu pasif di negeri, perlindungan terhadap reformasi agraria. Terakhir mendesak Bupati Blitar agar segera menindaklanjuti konflik agraria.

Baca Juga Kodim 0814 Jombang dan Polisi Militer Periksa Kendaraan Dinas dan Pribadi Anggota

Situasi semakin kondusif ketika Bupati Blitar bersama unsur terkait berkenan menemui langsung massa aksi. Dialog antara peserta aksi dan pemerintah daerah berjalan dengan baik. Sehingga aspirasi yang disampaikan dapat diterima dan ditindaklanjuti.

Kapolres Blitar menyampaikan bahwa pihak kepolisian berkomitmen untuk memberikan ruang penyampaian aspirasi masyarakat dengan aman, tertib, dan damai, serta memastikan situasi tetap kondusif.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *