Blitar, SEJAHTERA.CO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar meningkatkan kuota pelayanan permohonan paspor harian sebesar 75 persen. Jika sebelumnya hanya melayani 120 permohonan per hari, kini kapasitas pelayanan ditingkatkan menjadi 210 permohonan setiap hari.
Baca juga:KAI Daop 7 Tutup Perlintasan Liar di Blitar, Total 12 Titik Ditutup Sepanjang 2026
Penambahan kuota yang mulai diberlakukan sejak (1/7/2026) tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Direktorat Jenderal Imigrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Seksi Dokumen Perjalanan dan Izin Tinggal Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar, Nursatyo Adi Wicakso, mengatakan kebijakan itu diterapkan secara nasional dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing kantor imigrasi, baik dari sisi sarana dan prasarana maupun jumlah petugas yang tersedia.
“Mulai (1/7/2026), kuota permohonan paspor di Kantor Imigrasi Blitar meningkat menjadi 210 permohonan per hari dari sebelumnya 120 permohonan. Penambahan ini merupakan instruksi Direktorat Jenderal Imigrasi yang diterapkan di seluruh kantor imigrasi dengan mempertimbangkan kapasitas masing-masing satuan kerja,” ujar Nursatyo, Rabu (15/7/2026).
Menurutnya, peningkatan kuota dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat terhadap layanan paspor yang terus mengalami peningkatan. Saat ini, rata-rata jumlah pemohon paspor di Kantor Imigrasi Blitar mencapai sekitar 150 orang per hari.
Dengan kapasitas layanan yang lebih besar, diharapkan proses pelayanan menjadi lebih cepat dan antrean pemohon dapat berkurang.
Meski kuota pelayanan bertambah signifikan, jam operasional layanan tidak mengalami perubahan. Pelayanan paspor tetap dibuka pada hari kerja mulai pukul 07.30 WIB hingga 16.00 WIB.
Baca juga:Dana Hibah Rp2,4 Miliar Belum Cair, DPRD Kota Blitar Gelar Hearing KONI dan Dispora
Selain meningkatkan kapasitas pelayanan di kantor, Kantor Imigrasi Blitar juga terus menjalankan program pelayanan jemput bola sebagai bagian dari komitmen “Imigrasi untuk Rakyat”.
Program tersebut diwujudkan melalui pelayanan keimigrasian di berbagai lokasi, seperti kegiatan Car Free Day maupun layanan paspor kolektif yang memudahkan masyarakat mengakses layanan tanpa harus datang langsung ke kantor imigrasi.
“Melalui komitmen ‘Imigrasi untuk Rakyat’, kami ingin mendekatkan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat. Karena itu, kami terus menghadirkan layanan jemput bola di berbagai lokasi agar akses terhadap layanan imigrasi semakin mudah dan menjangkau lebih banyak masyarakat,” katanya.
Nursatyo berharap penambahan kuota pelayanan paspor yang dibarengi perluasan akses layanan melalui program jemput bola dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Blitar.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan paspor yang lebih cepat, nyaman, dan efisien sesuai kebutuhan perjalanan maupun keperluan administrasi keimigrasian lainnya.



















