Terdampak Banjir dan Longsor, Petugas Gabungan Bersihkan Material

Terdampak Banjir dan Longsor, Petugas Gabungan Bersihkan Material

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Petugas gabungan melakukan pembersihan material dampak bencana banjir dan tanah longsor yang melanda 15 desa dari 7 kecamatan di Trenggalek. Selain membersihkan material dampak bencana, petugas juga menyalurkan bantuan logistik.

Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono mengatakan, pembersihan material dampak banjir dan longsor itu dilakukan petugas gabungan bersama masyarakat. Mereka tersebar di beberapa titik lokasi banjir dan longsor yang dilaporkan merusak delapan rumah warga, beserta sebuah masjid.

“Petugas gabungan saat ini masih melakukan pembersihan material dampak bencana. Selain itu petugas juga telah menyalurkan bantuan logistik,” kata Triadi, Jumat (19/4).

Read More

Pembersihan material dampak bencana dilakukan dengan penyemprotan air bersih, untuk material lumpur yang menutupi akses jalan hingga fasilitas layanan publik serta fasilitas pendidikan. Sebab, banjir yang merendam sejumlah fasilitas itu meninggalkan bekas lumpur.

“Seperti misalnya kita lakukan penyemprotan air untuk pembersihan lumpur di SDN 3 Ngrambingan, dan titik-titik lainnya,” imbuhnya.

Tak hanya penyemprotan. Petugas gabungan juga mengerahkan sebuah unit buldoser untuk mengevakuasi timbunan tanah yang menutup akses jalan Trenggalek – Bendungan, tepatnya di utara Pasar Dompyong, Desa Dompyong Kecamatan Bendungan. Longsor itu menutup total akses jalan tersebut.

“Mudah-mudahan evakuasi berjalan lancar sehingga akses jalan dapat dilalui dengan normal kembali,” ujarnya.

Untuk diketahui, hujan lebat yang mengguyur wilayah Bumi Menak Sopal pada Kamis (18/4) pukul 17.00 hingga pukul 23.30 WIB mengakibatkan banjir dan longsor di 15 desa dari 7 kecamatan yang sebelumnya ditulis Koranmemo.com 11 desa.

Perluasan jumlah wilayah terdampak bencana itu dapat berubah, karena proses investarisasi yang dilakuka petugas masih terus berlangsung.

“Namun sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa. Untuk taksir kerugian material masih dalam proses,” pungkasnya.

Reporter  : Angga Prasetya

Editor       : Gimo Hadiwibowo

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *