Pilkada 2024, Mas Dhito dan Mbak Dewi Daftar Pertama ke KPU

Pilkada 2024, Mas Dhito dan Mbak Dewi Daftar Pertama ke KPU
Hanindhito Himawan Pramana dan Dewi Mariya Ulfa saat mendaftar pasangan bacalon bupati dan wakil bupati ke KPU Kabupaten Kediri.(rizky/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Pasangan bakal calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Kediri yakni Hanindhito Himawan Pramana – Dewi Mariya Ulfa mendaftar sebagai calon kepala daerah ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri, Selasa (27/8/2024).

Baca Juga : General Manager Arema FC Apresiasi Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi

Pasangan bacalon Bupati dan Wakil Bupati di Pilkada 2024 itu diusung enam partai politik yakni PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, PKS, Demokrat dan PAN serta 10 partai non parlemen.

Read More

Mas Dhito dan Mbak Dewi sapaan akrabnya menaiki sepeda motor dari posko pemenangan menuju kantor KPU Kabupaten Kediri dengan dikawal pendukungnya. Tak hanya itu, ketua parpol pengusung juga turut serta dalam kegiatan tersebut.

“Saya (Mas Dhito) dan Mbak Dewi sudah menyerahkan berkas pendaftaran, alhamdulillah didampingi ketua partai pengusung dan pendukung baik dari partai parlemen maupun 10 non parlemen mendukung hari ini,” kata Hanindhito Himawan Pramana.

Baca Juga : Rapat Paripurna Pengucapan Sumpah Janji Anggota DPRD Kabupaten Kediri Hasil Pemilu 2024 

Mas Dhito mengaku, berkas tersebut sudah diserahkan dan diterima oleh KPU Kabupaten Kediri. Dia menyampaikan, prinsipnya visi misinya adalah melanjutkan program yang sudah ada dan program baru salah satunya makan bergizi untuk 30 ribu siswa. Menurutnya, presiden terpilih memiliki program makan siang bergizi sehingga membuat dirinya harus melakukan program tersebut.

“Program lain adalah revitalisasi pasar. Kami punya tugas Pasar Wates sudah selesai, Pasar Ngadiluwih masih proses, ada juga Pasar Pare Gurah, dan Kandangan,” ucapnya.

Baca Juga : Legislatif Dihadiahi Ayam Jago, Asosiasi Kepala Desa: Diharap Mampu Bertarung Demi Rakyat

Tak hanya itu, lanjut dia, perbaikan infrastruktur juga terus dilakukan seperti dua jembatan penghubung, yakni Jembatan Ngadi Mojo (perbatasan Kabupaten Kediri dan Kabupaten Tulungagung) dan Jembatan Jongbiru (perbatasan Kabupaten dan Kota Kediri).

Sedangkan, yang sedang menjadi topik adalah Stadion Gelora Daha Jayati tahap pertama yang membangun adalah Pemkab Kediri dengan anggaran Rp 150 miliar dan tahap dua dilanjutkan kementerian PUPR bulan Oktober November akan dikerjakan.

Baca Juga : General Manager Arema FC Apresiasi Percepatan Perbaikan Lapangan Stadion Supriyadi

Dirinya juga akan terus melanjutkan program selanjutnya untuk Kabupaten Kediri lima tahun ke depan.

“Kami tidak mau membohongi dan memanipulasi masyarakat hanya kepentingan elektoral. Masih banyak kekurangan dan akan terus kami perbaiki, mohon doanya,” ungkap Mas Dhito.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *