Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Dua orang remaja pengendara sepeda motor meregang nyawa setelah terlibat kecelakaan di Jalan Niken Gandini Kelurahan Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Senin (17/3/2025) sekitar pukul 04.30 WIB.
Keduanya tewas di lokasi kejadian setelah sepeda motor milik masing-masing terlibat adu banteng. Dua remaja tersebut yakni berinisial PRA (17) warga Kelurahan Bangunsari Kecamatan Ponorogo, dan RAS (21) warga Desa Lingkungan Kramat Temanggung Kecamatan Tarik Kabupaten Sidoarjo.
“Kedua orang berinisial PRA dan RAS meninggal dunia di lokasi kejadian,” ungkap Iptu Abdul Cholik, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ponorogo, kepada koranmemo.com.
Baca Juga :SMPN 6 Blitar-TK Negeri Kepanjenlor Selamat dari Refocusing, Maret Mulai Persiapan Lelang
Iptu Abdul Cholik mengungkapkan kronologi tersebut bermula ketika PRA mengendarai sepeda motor Yamaha YA tanpa plat nomer melaju datang dari arah selatan menuju utara dengan kecepatan sekitar 50 km/jam.
Sesampainya di lokasi datang dari arah berlawanan sepeda motor Yahama N-Max nopol S 3163 VF yang dikemudikan RAS dengan kecepatan 50 km/jam dari arah utara menuju selatan.
“Diduga kecelakaan akibat human erorr, sehingga terjadi saling tabrak depan,” tegasnya.
Kerasnya benturan membuat kedua korban mengalami luka parah di sejumlah anggota tubuh. Korban PRA mengalami patah tulang, robek pada bagian kepala, serta mulut dan telinga mengeluarkan darah.
Sedangkan, korban RAS mengalami luka tangan kanan lecet, kepala robek, keluar darah dari lubang hidung mulut dan telinga serta perut robek.
Baca Juga :Ekonomis dan Multifungsi, Tas Anyaman Plastik dari Jombang Masih Diminati hingga Kini
“Keduanya meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang dialami pasca-kecelakaan,” pungkasnya.
Saat ini kasus kecelakaan tersebut ditangani unit Satlantas Polres Ponorogo. Sedangkan kedua jasad korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.



















