Blitar, SEJAHTERA.CO – Dua mega proyek fisik di Kota Blitar akhirnya selamat dari bayang-bayang refocusing. Setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya pembangunan prosesnya bisa dilanjutkan tahun ini.
Dua proyek fisik itu adalah pembangunan lanjutan SMPN 6 Blitar dan pembangunan TK Negeri Kepanjenlor di Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar.
Kepastian itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin. Dia mengakui dua proyek itu bisa dimulai karena merupakan proyek yang sudah lama direncanakan dan menyentuh masyarakat di bidang pendidikan.
“Iya kami akan melanjutkan pembangunan. Tidak jadi refocusing,” katanya, Senin (17/3/2025).
Baca Juga :ASN hingga Masyarakat Ponorogo Diinstruksikan Pakai Sarung di 15 Hari Terakhir Ramadan
Dia mengakui, sebelumnya dua proyek besar di bawah kelola dinas pendidikan terancam tak bisa dilanjutkan. Karena terdampak refocusing anggaran.
“Intinya, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Blitar akan mengerjakan dua proyek pembangunan sekolah atau lembaga pendidikan. Yakni pembangunan tahap ketiga gedung SMP Negeri 6 Kota Blitar dan TK Negeri Kepanjenlor,” katanya.
Dia menjelaskan, pasca-menerima kepastian tak terkena refocusing, pihaknya langsung tancap gas. Berbagai persiapan dilakukan. Salah satunya persiapan tahapan lelang.
Pasalnya dua proyek itu anggarannya mencapai miliaran sehingga harus tender lelang. “Proses tender dari dua proyek ini akan dilakukan pada bulan Maret 2025 ini,” imbuhnya.
Baca Juga :Sebanyak 11 CJH Batal Berangkat Haji, Ternyata ini Penyebabnya
Dia menambahkan lagi, pembangunan tahap ketiga gedung SMP Negeri 6 Kota Blitar meliputi akses masuk, taman, pekerjaan paving area depan, drop zone di bagian depan, dan area tanaman toga di bagian belakang.
Sementara untuk TK Negeri Kepanjenlor merupakan pembangunan gedung baru. Untuk alokasi anggaran pembangunan tahap tiga SMP Negeri 6 Kota Blitar sekitar Rp2,5 miliar.
Sementara alokasi anggaran pembangunan gedung baru TK Kepanjenlor sekitar Rp1,5 miliar. Dana berasal dari APBD 2025.



















