Antisipasi DBD Merebak, Pemkab Trenggalek Galakkan Gerakan Kuras ‘Jeding’ Seminggu Sekali

Musim Penghujan, Dinkes Kabupaten Kediri Minta Warga Waspada Chikungunya
Ilustrasi

Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Berbagai langkah dilakukan Pemkab Trenggalek untuk menekan persebaran nyamuk demam berdarah di Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga :Jelang Imlek 2025, Klentheng Tjoe Tik Kiong Tulungagung Mulai Bersih-Bersih

Langkah itu untuk mencegah agar kasus yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti itu tidak merebak parah. Sebab pada tahun 2024, kasus demam berdarah dengue atau DBD di Kabupaten Trenggalek menembus 1.071 kasus.

Read More

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, Sunarto mengatakan, terus mengampanyekan program PSN Plus untuk menekan persebaran. Langkah itu dinilai efektif yang bisa dilakukan oleh seluruh masyarakat.

Baca Juga :Liga 4 Jatim, Kena Kartu Merah, PSID Jombang Ditahan Imbang Pasuruan United

“Kita kampanyekan pemberantasan sarang nyamuk, mulai dari menguras, mengubur, menutup. Kemudian abatisasi, pakai ikan serta memakai lotion anti nyamuk,” kata Sunarto, Kamis (9/1/2025).

Selain menggerakkan kader jumantik, advokasi ke masyarakat hingga pemenuhan obat perawatan pasien DBD dan fogging fokus, pihaknya juga menggalakkan gerakan menguras ‘jeding’ bahasa Jawa kamar mandi. Langkah itu dilakukan minimal seminggu sekali.

“Atau potensi tempat-tempat perindukan nyamuk di sekitar kita, seperti bak mandi, pot bunga dan tempat lainnya sehingga tidak sampai berkembang biak,” imbuhnya.

Baca Juga :Pameran Karya Seniman Kediri, KPU Kabupaten Kediri: Suarakan Demokrasi Lewat Lukisan

Perilaku hidup bersih dan sehat itu, lanjut Sunarto, menjadi upaya penting dalam mencegah perkembangan nyamuk DBD, selain kolaborasi pencegahan DBD antar lintas sektoral.

Dengan adanya kolaborasi itu, pihaknya berharap kasus DBD di Trenggalek tidak sampai melonjak seperti tahun sebelumnya.

“Tahun kemarin siklus tahunan DBD, sama seperti tahun 2019. Semoga dengan langkah kita bersama ini tidak terjadi lonjakan kasus,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *