KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Kediri. Kali ini, tumpukan kayu di gudang milik Zaenal Arifin, warga Desa Kraton, Kecamatan Mojo, terbakar pada Senin (24/8/2026) siang.
Baca juga:Kirab Merah Putih Raksasa Kota Kediri Diikuti 1.147 Peserta, Dikibarkan di Gunung Klotok
Kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran tunggak kayu yang dilakukan pemilik di dekat tumpukan kayu. Setelah membakar tunggak, pemilik meninggalkan lokasi.
Api kemudian membesar akibat tiupan angin pada musim kemarau. Kobaran api merembet ke tumpukan kayu bakar hingga menyebabkan api semakin besar.
Pemilik rumah bersama warga sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga pemilik akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Khaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan setelah menerima laporan, petugas Damkar Pos Ngadiluwih langsung menuju lokasi dengan satu armada berkapasitas 2.500 liter air dan lima personel.
“Petugas langsung datang ke lokasi setelah menerima laporan. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar satu jam,” ujar Khaleb.
Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, kondisi dinyatakan aman. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Khaleb menyebut kerugian akibat kebakaran ditaksir sekitar Rp1,5 juta. Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran, terutama pada musim kemarau.
“Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat membakar sampah, tunggak kayu, atau sejenisnya. Jangan ditinggal sebelum api benar-benar padam karena bisa merembet ke rumah maupun lokasi lainnya,” katanya.



















