Baru Menginjak 14 Tahun, Atha Sifa Salsabella Sabet Prestasi di Ajang Lari 10 Kilometer se-Jawa

Baru Menginjak 14 Tahun, Atha Sifa Salsabella Sabet Prestasi di Ajang Lari 10 Kilometer se-Jawa
Atha Sifa Salsabella, siswi SMPN 3 Jombang, peraih juara 2 lomba lari 10 Km antar pelajar se-Jawa dalam ajang EAST Java Running Fest Chapter Madiun. (Ist)

Jombang, SEJAHTERA.CO – Di usianya yang baru menginjak 14 tahun, Atha Sifa Salsabella telah menorehkan prestasi membanggakan di kancah olahraga lari jarak jauh. Siswi kelas 8 SMP Negeri 3 Jombang ini berhasil menyabet juara 2 dalam lomba lari 10 kilometer kategori pelajar se-Jawa pada event EAST Java Running Fest Chapter Madiun.

Ajang bergengsi ini diikuti ratusan pelajar dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Meski bertubuh mungil, Atha mampu menembus garis finis di posisi kedua dengan catatan waktu yang impresif. Torehan ini melanjutkan prestasi serupa yang pernah ia capai sebelumnya saat meraih juara 3 dalam gelaran yang sama di Chapter Kediri.

“Ini kali kedua saya ikut event ini. Yang pertama di Kediri dapat juara 3, Alhamdulillah sekarang di Madiun bisa naik jadi juara 2,” ujar Atha, saat ditemui di rumahnya di Dusun Kandangan, Desa Kepuhkembeng, Kecamatan Peterongan, Minggu (4/5/2025).

Read More

Baca Juga :Remaja Jombang Diamankan usai Viral Menganiaya Teman Sekolah, Aksinya Ditengarai Utang Rp 27 Ribu

Perjalanan Atha menekuni dunia atletik dimulai sejak duduk di bangku kelas 4 SD. Awalnya ia lebih tertarik pada nomor sprint 100 meter. Namun, seiring waktu dan bimbingan dari pelatih, ia beralih ke nomor menengah dan jauh, termasuk 5K dan 10K.

“Saya dulu mulai dari lari 100 meter, tapi sekarang fokus ke jarak menengah dan jauh. Lebih menantang dan saya suka,” tuturnya sembari tersenyum.

Untuk bisa bersaing di level regional, Atha menjalani latihan ketat setiap hari. Pagi sebelum berangkat sekolah, sore sepulang belajar, bahkan akhir pekan pun tetap diisi dengan sesi latihan di lintasan atau jalan desa.

“Latihan setiap hari itu sudah biasa. Harus konsisten, juga jaga pola makan dan istirahat. Yang paling penting itu jangan gampang menyerah,” kata gadis berhijab itu.

Baca Juga :Sambut Hari Bhayangkara, Polres Malang Bersama SMAN 1 Turen Gelar Kejuaraan Bola Voli se-Jawa Bali

Tak hanya latihan fisik, dukungan mental juga ia dapatkan dari lingkungan terdekatnya. Atha menyampaikan rasa terima kasih kepada orang-orang yang berperan penting dalam perjalanan atletiknya, mulai dari pelatih hingga keluarga yang selalu mendampingi.

“Terima kasih banyak untuk coach Ardhi Wirayuda yang terus mendampingi saya, Bapak Heri yang selalu mendukung setiap latihan, dan juga kakak saya yang selalu menemani kalau ada lomba, ke mana pun saya ikut,” ujarnya haru.

Prestasi Atha sejauh ini cukup mengesankan. Selain juara 2 di Madiun dan juara 3 di Kediri, ia juga pernah meraih Juara 1 Sprint 100 meter Kejurda 2022, Juara 2 lari 800 meter Kejurda 2024, serta juara 1 800 meter dan juara 2 1.500 meter dalam POBKAP Jombang.

Dengan sederet pencapaian itu, Atha tidak cepat puas. Ia justru semakin termotivasi untuk mengasah kemampuan dan mengincar prestasi yang lebih tinggi, bahkan hingga tingkat nasional.

Baca Juga :Modus Pecah Kaca, Warga Madiun Kehilangan Rp350 Juta saat Ambil Uang di Ponorogo

“Semoga ke depan saya bisa terus berkembang dan membuktikan bahwa gadis dari desa juga bisa sukses lewat dunia atletik. Saya ingin bisa ikut PON, bahkan internasional nanti,” ungkapnya penuh semangat.

Ia juga menitipkan pesan untuk teman-teman seusianya agar tidak ragu mengejar mimpi dan menggali potensi diri sejak dini.

“Cari potensi kita, jangan takut mencoba. Jangan takut gagal. Kalau kita sungguh-sungguh, pasti bisa,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *