Gianyar, SEJAHTERA.CO – Dua tim BRI Liga 1, Borneo FC Samarinda bakal berhadapan sengat dengan Bali United FC untuk memperebutkan posisi ketiga.
Kedua tim, Borneo FC Samarinda dan Bali United FC bakal bertanding pada Championship Series BRI Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (25/5) pukul 19.00.
Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra berharap semua pemain dalam keadaan sehat agar dapat menjalani dua laga terakhir perebutan posisi ke-3 babak Championship Series BRI Liga 1 2023/24.
Pada leg pertama Borneo FC akan menjalani laga tandang melawan Bali United FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (25/5) malam.
Menurutnya, selama pergi ke Bali tim selalu mendapat hasil yang bagus. Untuk itu ia berharap dapat mengakhiri laga tandang musim ini dengan bagus.
Pieter Huistra mengatakan, pemain saat ini dalam keadaan bugar dan energi yang penuh.
Meskipun gagal melaju ke final championship series, tim bersama-sama bertekad untuk menjalani laga dengan penampilan terbaik.
“Saya meminta kepada pemain untuk bersenang-senang di sana (Bali). Ini adalah jenis pertandingan yang harus dinikmati. Meskipun ini merupakan perebutan tempat ketiga dan keempat, tensi besar tetap ada karena ini tetap semifinal,” ujar Pieter Huistra.
“Ini sangatlah penting dan kami ingin menyelesaikannya dengan jalan yang bagus,” imbuh pelatih Asal Belanda itu.
Pemain asing Borneo FC Silverio juga sependapat dengan pelatih Pieter Huistra bahwa pemain harus menikmati pertandingan.
Untuk itu dia bertekad bermain tanpa beban pada laga penting memperebutkan posisi ketiga dan berharap tim dapat menyelesaikan laga dengan hasil bagus.
“Kami juga harus menikmati, bermain bagus dan maksimal lawan Bali United. Menang menjadi target,” tandasnya.
Sementara itu, menghadapi Borneo FC Samarinda, Bali United FC akan fokus meraih kemenangan untuk menempati posisi ketiga babak Championship Series BRI Liga 1 2023/24.
Dengan kembalinya tim bermain di rumah sendiri, pelatih Bali United FC, Stefano Cugurra berharap bisa meraih hasil positif seperti laga-laga sebelumnya. Untuk itu dia meminta suporter dapat memenuhi stadion.
Hal itu tentu untuk memberi dukungan langsung kepada Eber Bessa dkk serta memberikan tekanan kepada Borneo FC.
Apalagi dalam catatan pertemuan kedua tim, baik di turnamen maupun kompetisi, sang lawan lebih superior dari tim berjuluk Serdadu Tridatu itu.
Dari 15 kali pertemuan sejak musim 2016 lalu, Borneo FC berhasil meraih kemenangan sebanyak 7 kali, 4 di antaranya menang berturut-turut, lalu imbang 4 kali, dan 4 kali kalah.
Selain itu laga ini akan menjadi laga home terakhir Bali United FC di kompetisi musim ini.
“Kami punya hasil bagus dan positif dalam beberapa pertandingan di Stadion Dipta. Mudah-mudahan saat kami bisa kembali bermain di kandang bisa didukung suporter langsung di stadion,” ujar Stefano Cugurra.
“Kami masih ada dua pertandingan. Yang pertama bermain kandang dulu di Bali, mudah-mudahan bisa mendapat hasil positif, setelah itu main di luar kandang melawan Borneo FC,” imbuh pelatih yang akrab disapa Teco itu.
Sementara itu untuk persiapan melawan Borneo FC sendiri tim telah melakukan latihan yang meliputi fisik, teknik dan taktik.
Dia juga telah mengamati kondisi pemain untuk menentukan siapa saja yang akan diturunkan pada laga ini.
“Kami latihan untuk benar-benar bisa memilih pemain terbaik, mudah-mudahan bisa bermain bagus dan menang,” katanya.
Editor: Gimo Hadiwibowo



















