JEMBER, SEJAHTERA.CO – Atlet voli asal Jember yang terkenal seantero jagad, Megawati Hangestri Pertiwi pulang kampung di Jember Jawa Timur.
Megatron, begitu sebutan akrab lain Megawati Hangestri Pertiwi yang kini telah berakhir memperkuat tim Daejeon Cheong Kwan Jang, Red Sparks Korea Selatan.
Setelah pulang ke kampung halaman, Megatron diundang Bupati Jember Hendy Siswanto ke rumah dinasnya, Minggu (7/4) 2024.
Bupati Jember Hendy Siswanto berbincang berdua dengan atlet kebanggaan warga Kabupaten Jember, Megawati Hangestri Pertiwi.
Megatron yang merupakan anggota tim Daejeon CheongKwanJang Red Sparks Korea Selatan dan memegang posisi sebagai opposite hitter.
Dalam perbincangan keduanya, Bupati Hendy bertanya seputar kehidupan baru Megawati selama di Korea Selatan, termasuk dengan klubnya.
Megawati mengaku selama di negeri ginseng, kehidupannya sangat dihormati, termasuk juga kegiatan keagamaan seperti melaksanakan salat fardhu dan berpuasa Ramadan.
“Mereka sangat menghormati, termasuk kegiatan keagamaan saya juga dihormati, seperti saya salat, saya berpuasa, saya hanya mau makan yang halal, itu semua mereka hormati,” ujar Megawati.
Bupati Hendy menegaskan, pihak Pemkab Jember siap mendukung untuk prestasi Megawati di cabang olahraga voli.
Seperti dilansir www.jemberkab.go.id, Bupati Hendy juga meminta Megawati untuk senantiasa menjaga kebugaran dan kesehatan.
Usai bergabung sebagai anggota tim Daejeon CheongKwanJang Red Sparks Korea Selatan, Megawati Hangestri Pertiwi akan berkarir di Indonesia.
Ia akan bergabung di klub Jakarta BIN dalam kompetisi Proliga 2024. Hal ini juga telah diumumkan oleh Jakarta BIN Volleyball Club melalui akun Instagram resmi yang diunggah pada Senin (1/4/2024) lalu.
“Introducing the opposite of Jakarta BIN for Proliga 2024 (Memperkenalkan oppsite hitter Jakarta BIN untuk Proliga 2024),” bunyi unggahan di akun @bin_volleyballclub.
Selain Megawati, BIN Volleyball Club juga menyebutkan tiga opposite hitter lainnya yang bergabung bersama mereka.
Ketiga perempuan tangguh itu adalah Dian Wijayanti, Alya Annastasya, dan Ni Nyoman Haniawati.
Editor: Gimo Hadiwibowo



















