Bonus Atlet Penyumbang Medali di Blitar Baru Bisa Dinikmati Tahun Depan, ini Penyebabnya

Bonus Atlet Penyumbang Medali di Blitar Baru Bisa Dinikmati Tahun Depan, ini Penyebabnya
Ketua KONI Kota Blitar, Sukardji.

Blitar, SEJAHTERA.CO – Para atlet yang sukses menorehkan prestasi di ajang pekan olahraga tingkat provinsi atau Porprov di Malang Raya, harus bersabar lagi. Pasalnya, bonus baru bisa dinikmati tahun depan.

Hal itu diakui Ketua KONI Kota Blitar, Sukardji. Dia mengatakan, bonus atlet belum bisa dinikmati karena terkendala anggaran. Bahkan, pada perubahan anggaran keuangan atau PAK nanti juga belum bisa.

“Terkendala anggaran, karena efisiensi. Kami baru mengusulkan dan baru diberikan pada tahun depan. Ini sudah kami sampaikan ke atlet yang sudah menyumbang medali pada Porprov,” kata Sukardji, Senin (14/7/2025).

Read More

Baca Juga :Hari Pertama MPLS di Kota Blitar, Dinas Minta Ortu Antar dan Pantau Anak Masuk Sekolah

Dia berharap para atlet yang sudah menyumbangkan medali, untuk lebih bersabar lagi. Keterlambatan bonus semata-mata karena memang efisiensi anggaran.

Tetapi yang jelas, bonus tetap diusulkan ke Pemkot Blitar. Soal besaran bonus yang diberikan bagi atlet penyumbang medali, pihaknya masih mengkoordinasikan. “Yang penting tetap kami usulkan,” katanya.

Pada poprov tahun ini, raihan medali masih harus ditingkatkan lagi. Untuk kontingan Kota Blitar duduki peringkat 27 dari 38 tim yang bertarung di seluruh Jawa Timur.

Untuk raihan medali, yakni dengan 39 medali, terdiri dari 8 medali emas, 13 perak dan 18 perunggu. Dibanding dengan porprov sebelumnya, tahun ini turun. Pada Porprov 2023 yang berhasil mengumpulkan 55 medali dengan menempati peringkat ke-18.

Baca Juga :Diduga Serangan Jantung, Pencari Rumput Asal Bagor Meninggal di Pinggir Sungai Widas

Menurunnya, capaian atau raihan medali itu dikarenakan kompetisi pada ajang dua tahunan di Jawa Timur itu sangat ketat. Dia mencontohkan, seperti regulasi.

Yakni adanya pembatasan kelas pertandingan. Atlet yang sebelumnya bisa tampil di lebih dari 1 kelas, kini hanya boleh turun di satu nomor. Ini berdampak pada peluang perolehan medali.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *