Derita Pikun, Kakek Tewas Tertemper Kereta Api Gajayana di Pohgajih

Derita Pikun, Kakek Tewas Tertemper Kereta Api Gajayana di Pohgajih
Petugas dan dibantu warga saat mengevakuasi jenazah Suwito dari lokasi kejadian. (aziz/sejahtera.co)

Blitar, SEJAHTERA.CO – Warga Desa Pohgajih, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar geger. Pasalnya, pagi hari ditemukan pria yang sudah dalam keadaan meninggal dunia di samping rel kereta api.

Informasi yang berhasil dihimpun Koran Memo menyebutkan, penemuan mayat itu pada Selasa (18/2/2025) sekitar pukul 06.21. Lokasi kejadian di Dusun Soponyono, RT 1 RW 1, Desa Pohgajih, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar.

“Iya, memang ada orang meninggal di pinggir rel kereta api. Setelah dilakukan penyelidikan, warga yang meninggal itu tertemper kereta api yang sedang melintas. Penuturan keluarga diketahui, korban itu pendengarannya kurang,” kata Kepala Seksi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi.

Read More

Baca Juga :Pemerintah Terapkan Efisiensi Anggaran, Bagaimana Dengan Bansos? Ini Penjelasan Dinsos Ponorogo

Dia mengatakan warga yang meninggal diketahui bernama Suwito (68) warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Dia kali pertama diketahui tertemper Kereta Api Gajayana itu usai masinis kereta melapor ke petugas Stasiun Pohgajih.

Akhirnya petugas mengecek ke lokasi dan sudah menemukan Suwito dalam kondisi meninggal dunia. Luka parah di kepala menyebabkan nyawa melayang di lokasi kejadian.

“Saat itu juga petugas stasiun melapor ke polisi. Dan setelah diselidiki, warga yang meninggal tempat tinggalnya tak jauh dari lokasi kejadian,” katanya.

Baca Juga :Sebanyak 300 Ekor Sapi di Desa Deyeng Ringinrejo Kediri Tervaksin

Dari hasil penelusuran pula, menurut keluarga Suwito, jika selama ini Suwito mengalami penurunan pendengaran dan pikun. Itu pula dipastikan penyebab hingga akhirnya tertemper kereta api yang sedang melintas.

Keluarga juga sudah membuat surat pernyataan kematiannya murni kecelakaan.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *