Nganjuk, SEJAHTERA.CO – Warga Dusun Kawedegan, Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, Muryadi (49), ditemukan meninggal dunia secara mendadak di ladangnya yang terletak di BKPH Ngujung Barat, RPH Pandean Petak 208b, Desa Pandean, Kecamatan Gondang.
Korban pertama kali ditemukan oleh warga dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam kondisi tertelungkup di pinggir sungai pada Kamis (15/5/2025) malam dan berhasil dievakuasi Jumat (16/5/20250 dini hari.
Kapolsek Gondang, AKP Roni Andreas Suharto, membenarkan kejadian tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi, korban yang berprofesi sebagai petani itu berpamitan untuk pergi ke ladang pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB.
Baca Juga :Bupati Nganjuk Melarang Tegas Praktik Penahanan Ijazah oleh Perusahaan
Saksi pertama yang merupakan keluarga korban kemudian menyusul ke ladang sekitar pukul 07.00 WIB untuk mengantarkan sarapan, tapi tidak menemukan korban.
“Saksi pertama kemudian pulang ke rumah dan kembali lagi ke ladang beberapa kali pada siang dan sore hari, namun korban tetap tidak ditemukan,” ujar AKP Roni Andreas Suharto, Jumat (16/5/2025).
Karena khawatir, saksi pertama kemudian meminta anaknya untuk menghubungi perangkat desa. Perangkat desa bersama warga dan BPBD kemudian melakukan pencarian di sekitar ladang korban.
“Setelah dilakukan pencarian, korban akhirnya ditemukan oleh warga dan BPD sekitar pukul 20.30 WIB dalam keadaan meninggal dunia di pinggir sungai dengan posisi tubuh tertelungkup dan wajah menghadap ke bawah,” jelasnya.
Lebih lanjut, AKP Roni mengungkapkan, pihaknya bersama tim SPKT Polres Nganjuk, petugas medis Puskesmas Gondang, dan tim Inafis Polres Nganjuk segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan. Setelah pemeriksaan, tidak ditemukan adanya bekas-bekas penganiayaan pada tubuh korban.
Baca Juga :Wisata Bromo Ditutup 4 Hari Selama Ritual Yadnya Kasada
“Dari keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung. Diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung saat berada di ladang,” ungkapnya.
Terkait kejadian ini, ia mengimbau kepada masyarakat, khususnya para petani atau pekerja yang beraktivitas di ladang maupun sawah, untuk selalu memperhatikan kondisi kesehatan.
“Kami mengimbau agar masyarakat memastikan kondisi badan sehat sebelum berangkat bekerja. Jangan lupa untuk makan atau sarapan dan membawa bekal. Bagi yang memiliki riwayat penyakit, agar rutin melakukan pemeriksaan kesehatan,” pungkasnya.
Baca Juga :Cegah Premanisme di Kawasan Perbelanjaan Kediri, Polisi Patroli Jalan Kaki
Jenazah korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kejadian ini.



















