Diskusi Peluang Kerja di Gig Economy di Ponorogo, Cawagub Emil Dardak: Generasi Z Harus Mimikirkan Opsi Ini

Diskusi Peluang Kerja di Gig Economy di Ponorogo, Cawagub Emil Dardak: Generasi Z Harus Mimikirkan Opsi Ini
Calon Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak saat berdiskusi dengan pemuda Ponorogo.(istimewa)

Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur Emil Elistianto Dardak menggelar safari politiknya ke Ponorogo. Dalam kunjungan ke Bumi Reyog tersebut Emil menyempatkan bertemu dengan puluhan generasi milenial dan generasi Z.

Baca Juga :KPU Kabupaten Tulungagung Melantik 11.410 Petugas KPPS

Dalam diskusinya, Emil menyoroti peluang karier bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan lapangan kerja di era serba digital seperti sekarang ini.

Read More

Menurutnya bahwa anak muda saat ini masih terpaku pada opsi kerja di perusahaan atau mendirikan usaha yang membutuhkan modal besar.

Namun, menurutnya, saat ini telah tersedia alternatif ketiga, yaitu bekerja freelance di gig economy, yang tidak memerlukan modal besar melainkan keterampilan yang spesifik.

Baca Juga :Uji Coba KA BIAS Mendapat Respons Positif

“Generasi muda harus mulai memikirkan opsi ketiga, yaitu freelance dan gig economy. Ini bukan soal menjual CV atau biodata, melainkan menunjukkan portofolio hasil karya nyata yang sudah dikerjakan,” ungkap Emil, kepada wartawan.

Portofolio, lanjut Emil, menjadi kunci dalam menarik minat klien. Contohnya, bagi mereka yang berprofesi sebagai desainer grafis, fotografer, videografer, konten kreator, hingga profesional di bidang digital marketing atau pembukuan keuangan, memiliki portofolio yang kuat adalah aset utama untuk menunjukkan kompetensi mereka kepada calon klien.

Baca Juga :Tahapan Pilkada 2024, Sebanyak 2.835 Anggota KPPS Dilantik KPU Kota Kediri

“Salah satu program kami yakni adanya Milenial Job Center (MJC), di mana di dalamnya ada para freelancer dengan talenta muda yang memiliki keahlian di berbagai bidang,” imbuhnya.

Menurutnya, program tersebut diklaim telah membantu banyak anak muda di Jawa Timur menciptakan portofolio profesional yang dapat dipamerkan kepada klien dan perusahaan. Sehingga menjadi modal besar untuk mendapatkan pekerjaan.

Baca Juga :Empat Eks Napi di Trenggalek Dapat Bantuan Peralatan Usaha, Ada Kompor hingga Buah Kelapa

“Kami sudah berhasil menyiapkan ribuan talenta muda di Jawa Timur yang memiliki portofolio mumpuni dan siap untuk bersaing di pasar kerja freelance,” imbuhnya.

Hal tersebut berkolerasi dengan UMKM lokal yang juga harus melirik para talenta muda untuk menjadi ahli di bidang masing-masing. Sehingga mampu meningkatkan daya saing bisnis mereka.

“Dulu, UMKM seringkali harus mengurus semuanya sendiri, mulai dari desain produk hingga pemasaran. Tapi saat ini, sudah saatnya UMKM bisa menggandeng tenaga ahli,” tegas Emil.

Baca Juga :Blitar Waspada Gondongan, Sudah Ada Ratusan Terserang, Mayoritas Anak-anak

Ia mengatakan, anak muda siap menjadi bagian dari transformasi digital yang akan mendukung UMKM di Jawa Timur untuk berkembang dan menciptakan lapangan kerja yang lebih unggul. Emil berharap dengan kolaborasi antara UMKM dan tenaga ahli, semakin banyak peluang usaha dan pekerjaan yang terbuka bagi generasi muda di Jawa Timur.

“Tenaga muda berbakat ini sudah siap menjadi pasukan transformasi digital bagi UMKM di Jawa Timur. Kami harap ini bisa membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan kualitas produk lokal kita, dan diharapkan anak muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *