Trenggalek, SEJAHTERA.CO – Enam rumah warga di Kabupaten Trenggalek tertimpa pohon tumbang. Peristiwa itu mengakibatkan seorang warga mengalami luka hingga mengharuskannya dilarikan ke rumah sakit. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
Baca Juga :Debat Publik Pertama KPU Kota Kediri, Dua Paslon Usung Program Unggulan 5 Tahun Kedepan
Kepala BPBD Trenggalek, Triadi Admono mengatakan, enam pohon tumbang itu dipicu akibat hujan lebat disertai angin kencang. Peristiwa itu terjadi di tiga titik. “Kejadiannya kemarin, Sabtu (2/11/2024),” kata Triadi, Minggu (3/11/2024).
Peristiwa pertama terjadi di RT 04/RW 01 Desa Dawuhan, Kecamatan Trenggalek. Rumah Yati (62) rusak parah hingga ruang tamunya roboh setelah tertimpa pohon tumbang. Kondisi itu mengakibatkan kepala perempuan paruh baya itu mengalami luka.
Baca Juga :Diduga Hendak Bunuh Diri di Jembatan Ngujang 1 Tulungagung, Warga Kabupaten Kediri Diamankan
“Yang bersangkutan sudah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit dr Soedomo Trenggalek dan sekarang ini tinggal sementara waktu di rumah anak pertamanya,” imbuhnya.
Selain kerusakan parah di rumah Yati hingga mengakibatkan kerugian Rp 25 juta, lanjut Triadi, pohon tumbang juga terjadi di RT 28/RW 07 Dusun/Desa/Kecamatan Karangan. Empat rumah warga dilaporkan rusak setelah tertimpa pohon sengon pasca dilanda hujan lebat.
Baca Juga :Lalu Lintas di Dua Titik Trouble Spot Direkayasa Forum LLAJ Tulungagung
“Empat rumah warga itu rumah Ibu Misiem, Ibu Kamilah, Bapak Sujud dan Bapak Miseran,” imbuhnya.
Peristiwa itu mengakibatkan Misiem merugi Rp 3,5 juta, Sujud Rp 1,5 juta, Kamilah Rp 1 juta dan Miseran Rp 500 ribu. Beruntung dalam peristiwa itu tak menimbulkan korban jiwa.
“Tidak ada laporan korban jiwa,” ujarnya.
Selain di dua lokasi itu, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Poros RT 03/RW 01 Dusun Panjen Desa/Kecamatan Suruh. Akibatnya, teras rumah Tohir mengalami kerusakan.
Baca Juga :Forum Mahasiswa Madiun Raya Menyayangkan Ketidakhadiran Paslon pada Diskusi Publik Akademisi
Triadi menyebut pasca kejadian petugas gabungan telah melakukan evakuasi material dan sejumlah bantuan logistik. Triadi mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan memasuki peralihan musim.
“Selalu berhati-hati dan waspada, utamanya saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang,” pungkasnya.



















