Kediri, SEJAHTERA.CO – Dalam even dari karya ke karir yang digelar di Pemkab Kediri, Sutradara film ternama Qrista Primadewa, memberikan materi terkait pola pembuatan film dan penulisan cerita film di ruang Kilisuci Pemkab Kediri.
Kegiatan ini diikuti 100 peserta dari insan film Kediri, pelajar, mahasiswa, seniman, budayawan, dan komunitas insan film di wilayah Kabupaten Kediri.
Dalam penjelasannya Qris mengajak sineas muda Kediri untuk berkreasi karena di Kabupaten Kediri banyak sineas muda berbakat. Budaya ataupun keseharian kehidupan warga bisa dijadikan ide dasar penulisan cerita film.
Disampaikan pula pola cara memproduksi sebuah film dengan penulisan cerita yang memiliki tangga dramatik menarik.
Baca Juga :Anak Bawah Umur Terlibat Kecelakaan saat Membonceng Ibunya ke Ngronggot
“Sebuah film akan menarik ketika skenario yang ditulis penulis cerita dengan dimulai dari awal cerita, tengah dan akhir atau resolusi. Bisa diawali adanya cerita, konflik cerita yang dibangun dan penyelesaian konflik di akhir cerita,” urainya.
Ditambahkan Qris, penulisan cerita yang menarik dengan tangga dramatik yang kuat akan membuat penonton terkesan dengan film yang ada dan biasa ditonton.
Di film tersebut biasanya juga mempertimbangkan tokoh-tokoh antagonis, protagonis dan penciptaan karakter tokoh yang kuat.
“Cerita bisa juga diawali adanya konflik hingga pada akhir penyelesaian cerita. Hal ini adalah prinsip penulis cerita dalam menulis sebuah cerita film yang baik,” katanya.
Baca Juga :Gara-gara ini, Rumah di Pace Terbakar, Kerugian Belasan Juta Rupiah
“Prinsip penulis cerita juga harus bisa memiliki kabaruan dalam setiap tulisan yang akan divisualkan. Sehingga bisa mempengaruhi penonton. Ketika sedang menonton film, sebenarnya kita sedang belajar, karena ada pesan moral dalam film,” sambungnya.



















