Blitar, SEJAHTERA.CO – Apes dialami Marsiyem (91) warga Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Kecerobohannya setiap hari menyalakan lilin di kamar harus dibayar mahal.
Ya, Marsiyem tewas terpanggang api usai kamarnya dilalap si jago merah. Tubuhnya hangus menghitam. Saat kejadian tak ada yang mengetahui jika Marsiyem tertidur ketika api menghanguskan kamarnya.
“Iya. Saat ditemukan sudah dalam kondisi meninggal terbakar. Kebakaran diduga akibat lilin,” kata Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota Iptu Samsul Anwar, Kamis (24/4/2025).
Dia mengatakan kejadian tragis itu diketahui pada Kamis pagi (24/4/2025) sekitar pukul 06.00. Lokasi kejadian masuk Jalan Trowulan RT 3 RW 06, Kelurahan Sentul.
Menurut keterangan sejumlah warga, korban kali terakhir terlihat pada Rabu (23/4/2025). Sekitar pukul 19.00, warga yang juga tetangga barusaja pulang dari bekerja. Saat itu melihat korban yang tinggal sendirian dalam rumahnya.
Nah kemudian sekitar 20.00 hendak melihat kembali korban tetapi pintu rumah korban sudah tertutup. “Saat itu dimungkinkan korban sudah tertidur,” katanya.
Nah selanjutnya pada Kamis atau 24 April 2025 sekitar 06.00 tetangga hendak mengantarkan makanan tetapi kamar diketuk tidak dibukakan.
Baca Juga :Serunya Berlibur di Jolotundo Nganjuk, Wisata Alam yang Tawarkan Glamping Tengah Hutan
Dikarenakan lama selanjutnya para tetangga mendorong paksa pintu yang terbuat dari kayu dikarenakan terkunci dari dalam.
Setelah terbuka pelapor mendapati korban dalam keadaan hangus terbakar di atas tempat tidur yang terbakar. “Akhirnya melapor ke perangkat kelurahan dan polisi,” jelasnya.
Usai dlakukan penyelidikan melalui wawancara tetangga atau warga sekitar, korban hampir setiap hari meminta tolong tetangga untuk membelikan lilin dalam jumlah banyak.
Baca Juga :Unjuk Rasa di Depan Kantor Pemkab Jombang, Tuntut Satpol PP Tegas Tertibkan PKL Nakal
Selanjutnya menurut pihak keluarga korban mempunyai trauma jika lampu listrik mati. “Itu sehingga kebiasaan korban menyalakan lilin saat akan tidur dalam jumlah banyak,” pungkasnya.



















