Gempar, Ledakan Petasan di Kandangan Kediri Akibatkan Rumah Warga Rusak

Gempar, Ledakan Petasan di Kandangan Kediri Akibatkan Rumah Warga Rusak
Petugas kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian ledakan petasan di Desa Karangtengah Kecamatan Kandangan. (istimewa)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Ledakan petasan menghebohkan warga terjadi di Dusun Plumpungrejo Desa Karangtengah Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Minggu (15/3/2026) malam.

Ledakan keras diduga berasal dari bubuk mercon itu mengakibatkan atap rumah warga mengalami kerusakan.

Kapolsek Kandangan Iptu Winarto membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, suara ledakan terjadi dua kali dalam waktu yang berbeda.

Read More

“Yang pertama terjadi di bagian belakang rumah dan yang kedua di bagian depan rumah,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).

Berdasarkan penyelidikan awal di lokasi kejadian, pihak kepolisian menemukan dua titik gundukan yang diduga sebagai tempat penyimpanan bubuk mercon.

Baca Juga :Monitoring Pasar dan Pos Pengamanan, Kapolres-Bupati Blitar Pastikan Stok Aman

Lokasi tersebut berada di bagian belakang rumah serta di area depan rumah tepatnya di samping kamar mandi.

Iptu Winarto menjelaskan, tempat lokasi tersebut diketahui dihuni oleh Moh. Yasin (59). Ledakan pertama terjadi sekitar pukul 23.00 WIB di bagian belakang rumah saat pemilik rumah berada di dalam rumah.

Setelah mendengar dentuman tersebut, dia keluar rumah untuk melihat kondisi di sekitar lokasi. Namun sekitar 20 menit kemudian terjadi ledakan kedua yang lebih besar di area teras depan rumah.

“Ledakan kedua menyebabkan bagian atap rumah mengalami kerusakan cukup parah,” bebernya.

Hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan bahan pembuatan mercon.

Baca Juga :Basarnas dan BPBD Lakukan Pencarian Bocah Hilang Tenggelam di Sungai Banyakan

Salah satu yang menarik perhatian petugas adalah ditemukannya plastik hitam bekas paket belanja online yang diduga berisi bahan untuk meracik bubuk mercon.

“Paket plastik dengan berat tertera 3.300 gram yang diduga merupakan bahan campuran mercon,” ungkapnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *