Diduga Dibakar OTK, Gubug Penyimpanan Kayu Mebel di Plemahan Kediri Hangus Terbakar

Petugas Damkar Pos Pare padamkan api yang membakar gubug penyimpanan kayu milik Suyono warga Dusun Sariwangi Desa Tegowangi Sabtu dinihari.
Petugas Damkar Pos Pare padamkan api yang membakar gubug penyimpanan kayu milik Suyono warga Dusun Sariwangi Desa Tegowangi Sabtu dinihari.(foto: istimewa)

KEDIRI, SEJAHTERA.CO – Gubug penyimpanan kayu milik Suyono, warga Dusun Sariwangi, Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, mendadak terbakar pada Sabtu (19/9/2026) dini hari. Kebakaran tersebut diduga sengaja dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) hingga membuat gubug beserta isinya hangus total. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp3 juta.

Baca juga:Polemik Pagar Makam di Campurejo Kediri Membaik, Palang Bambu Penutup Akses Resmi Dibuka

Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan bahwa peristiwa bermula saat pemilik kayu mendapati api sudah membesar dari dalam gubug penyimpanan kayu miliknya. Suyono bersama warga sekitar berupaya memadamkan api secara swadaya agar tidak semakin meluas, sementara warga lainnya menghubungi petugas Damkar Pos Pare.

Read More

“Petugas Pos Damkar Pare tiba di lokasi membawa satu armada berkapasitas 5.000 liter beserta lima personel untuk segera memadamkan kobaran api. Dalam waktu dua jam, api berhasil dijinakkan sehingga tidak merembet ke pemukiman warga atau toko mebel milik Suyono,” ujar Kaleb, Sabtu (19/9/2026).

Kaleb memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam musibah ini. Menanggapi maraknya insiden kebakaran di wilayah Kabupaten Kediri belakangan ini, ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

Baca juga:Diduga Korsleting Listrik Akibat Gigitan Tikus, Bangunan Ternak Murai di Kediri Terbakar

“Kami mengimbau warga agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, selalu mengawasi kegiatan membakar sampah hingga padam, serta tidak meninggalkan dapur dalam keadaan api menyala,” pungkasa Kaleb.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *