Harga Naik, Petani Cabai di Kediri Kembali Sumringah

Harga Naik, Petani Cabai di Kediri Kembali Sumringah
Petani cabai di Kabupaten Kediri. (bakti/sejahtera.co)

Kediri, SEJAHTERA.CO – Setelah turun Rp27.000 per kilogram di awal tahun, harga cabai rawit di minggu keempat bulan Januari 2025 naik jadi Rp55.000 per kilogram.

Sekalipun cuaca ekstrem rupanya harga cabai terus naik hingga menjelang puasa di pertengahan Februari 2026. Dibayangi adanya virus kuning namun nyatanya kualitas cabai di Kabupaten Kediri tetap baik.

Mariam (50) petani cabai Ringinrejo menjelaskan, saat ini memang belum waktunya panen raya dan panen raya cabai di Kabupaten Kediri di bulan Februari – Maret 2026.

Read More

Dia berharap harga cabai merambat naik hingga jelang Hari Raya Idul Fitri nanti. Sehingga petani cabai bisa merasakan nilai berkah tanam cabai.

Baca Juga :Kota Malang Bersiap jadi Tuan Rumah Peringatan Harlah 1 Abad NU

“Untuk pasokan cabai ke pasar-pasar di Kabupaten Kediri cukup. Namun cabai dari pertanian kita dalam kondisi harga Rp55.000 banyak permintaan dari luar daerah dan pengiriman seminggu bisa tiga kali,” katanya, Jumat (30/1/2026).

Ibu tiga anak ini belasan tahun tanam cabai dan merasakan naik turunnya harga cabai. Ia tidak sekadar tanam namun memilih benih cabai yang tahan hama sehingga kualitas cabai di lahan sawah seluas 250 ru juga bagus.

Seminggu bisa petik dua hingga tiga kali dan sekali petik bisa 75 kilogram. Yang penting untuk tanam cabai harus paham betul merawat cabai dari masa tanam awal hingga masa panen.

“Biasanya saya menjual langsung ke pasar dan tidak ke pengepul. Langsung ke pasar lebih praktis dan tahu persis terkait perkembangan harga. Di pasar kita juga tahu tentang harga-harga lainnya,” imbuhnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *