Madiun, SEJAHTERA.CO – Permasalahan sampah di Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, hingga saat ini tak kunjung ada penanganan. Bahkan, semakin hari, sampah-sampah tersebut makin menggunung dan berserakan di jalanan.
Diketahui, problem sampah ini sudah ada setahun lebih, setelah penutupan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di kawasan tersebut.
Situasi ini pun menjadi perbincangan hangat di masyarakat soal bagaimana tindak lanjut Pemdes (Pemerintah Desa) setempat. Bahkan, saat ini ramai di sosial media.
Ironisnya, beberapa kali, Kepala Desa setempat saat dikonfirmasi, enggan memberikan jawaban dan memilih bungkam.
Baca Juga :Libur Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Penumpang KA Banjiri Wilayah Daop 7 Madiun
Hal ini lantas membuat warga berspekulasi kenapa hingga saat ini belum ada tindak lanjut.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Madiun, Muhamad Zahrowi saat dikonfirmasi menyarankan, pemangku wilayah setempat bersama warga masyarakat untuk ikut peduli terhadap lingkungan.
“Saran kami, pemangku wilayah setempat bersama warga masyarakat untuk segera berkolaborasi dan bersinergi bergotong royong melakukan aksi nyata lebih peduli terhadap kebersihan dan pelestarian lingkungannya secara berkelanjutan,” ujarnya pada Jumat (27/6/2025).
Lebih jauh ia menambahkan, bagi warga masyarakat yang merasa membuang sampah sembarangan di area tersebut dan dimanapun, hendaknya untuk menghentikannya agar lingkungan kita menjadi lebih bersih dan sehat.
Baca Juga :Wisatawan Asal Prancis Kagumi Kirab Budaya Spiritual Suro
Sebagai informasi, selain tumpukan sampah yang banyak, di area tersebut juga menimbulkan aroma yang tak sedap. Tak hanya itu, situasi ini juga mengganggu pemandangan indah Kabupaten Madiun



















