Ponorogo, SEJAHTERA.CO – Antusiasme masyarakat Ponorogo untuk menukarkan uang pecahan baru di mobil kas keliling dari Bank Indonesia (BI) sangat tinggi. Buktinya hanya dalam waktu 2 jam, sebanyak 300 paket uang baru berbagai pecahan langsung ludes diserbu masyarakat.
Tidak hanya dari Ponorogo saja, sejumlah masyarakat dari luar daerah juga ikut antri untuk mendapatkan penukaran uang untuk kebutuhan Idulfitri mendatang.
Seperti diungkapkan Kismala Rahmawati (30) warga Magetan, dirinya sengaja menunggu mobil kas keliling dari Bank Indonesia demi mendapatkan uang pecahan yang akan digunakan sebagai THR bagi saudaranya ketika Idulfitri mendatang.
Baca Juga :Rapat Paripurna DPRD Kota Kediri, Serah Terima Jabatan dan Penyampaian Visi Misi Vinanda – Gus Qowim
“Ya antrinya sekitar dua jam, memang sengaja ke Ponorogo untuk tukar uang di mobil BI,” ungkap Kismala Rahmawati kepada wartawan, Rabu (5/3/2025).
Warga Kecamatan Lembeyan, Magetan tersebut juga mengatakan sebelum penukaran dirinya sempat mengisi form untuk mendapatkan kuota. Pasalnya, kuota yang diberikan BI dalam penukaran tersebut terbatas.
“Kemarin sempat war di aplikasi Pintar, cari di Madiun ternyata habis, ke Ponorogo Alhamdulillah dapat, tadi tukar Rp 4,3 juta,” terangnya.
Warga lainnya, Vera Novia (32) menambahkan dirinya baru pertamakali menukar uang melalui mobil kas keliling BI. Meski di tengah hamil dirinya berhasil mendapatkan pecahan untuk lebaran mendatang.
“Tadi tukar pecahan 10 ribu sama 5 ribu, totalnya Rp 2 juta. Tadi dapat prioritas langsung bisa tukar mungkin karena kondisi sedang hamil,” pungkas warga Kecamatan Balong, Ponorogo itu.
Dalam penukaran uang baru tersebut, mobil Kas Keliling Bank Indonesia memberikan batas maksimal penukaran, yakni Rp 4,3 juta dengan 6 jenis pecahan. Mulai Rp 50 ribu, Rp 20 ribu, Rp 10 ribu, Rp 5 ribu, Rp 2 ribu dan seribu rupiah.



















