Kediri, SEJAHTERA.CO – Hingga Jumat (26/6/2026) sore, YM (40), terduga pelaku penipuan arisan online dan investasi bodong, masih berada di Mapolres Kediri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mendalami kasus tersebut secara detail mengingat jumlah korban yang cukup banyak dan sebagian besar merupakan teman dekat pelaku sendiri.
Baca juga: Mediasi Buntu, Terduga Pelaku Arisan Bodong di Kandat Diamankan ke Polres Kediri
Wakapolres Kediri, Kompol Hary Kurniawan, mengatakan sejauh ini YM bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan yang ditangani oleh Satreskrim Polres Kediri. Pihaknya memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional, akuntabel, dan transparan.
“Polres Kediri akan menindaklanjuti kasus ini dengan pemeriksaan yang profesional, akuntabel, dan transparan. Tidak ada keistimewaan dan selanjutnya diperiksa di Satreskrim Polres Kediri. Untuk korban yang melapor juga difasilitasi dengan baik,” katanya.
Menurut Hary, arahan Kapolres Kediri jelas bahwa proses hukum akan berjalan sesuai prosedur tanpa memandang siapa pelakunya. Seluruh laporan yang masuk dari masyarakat akan ditindaklanjuti sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Selain itu, suami YM yang berstatus anggota kepolisian juga akan diperiksa oleh Propam Polres Kediri. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui informasi terkait awal mula peristiwa yang menyeret nama istrinya dalam kasus dugaan penipuan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Hary juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.
Baca juga:Pemkot Kediri Tata Kawasan CFD Jalan Doho, Terapkan Tiga Zona Mulai 28 Juni
Ia mengingatkan warga untuk tidak mudah tergiur dengan skema investasi yang menawarkan keuntungan instan tanpa dasar usaha yang jelas.
Sebelumnya, pada Kamis (25/6/2026), rumah YM di Dusun Kartosari, Desa/Kecamatan Kandat, didatangi belasan perempuan yang mengaku menjadi korban arisan online dan investasi bodong. Mereka menuntut kejelasan pengembalian dana yang telah disetorkan kepada pelaku.
Untuk menghindari situasi yang semakin tidak kondusif dan menjaga keamanan, petugas kepolisian kemudian mengamankan YM dan membawanya ke Polres Kediri guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari para korban serta mendalami dugaan kerugian yang ditimbulkan dalam kasus tersebut.



















