Kebakaran Rumah dan RM Padang di Tulungagung, Kerugian Capai Rp250 Juta

Kebakaran Rumah dan RM Padang di Tulungagung, Kerugian Capai Rp250 Juta
Petugas Damkar Tulungagung saat melakukan pemadaman pada rumah sekaligus RM Pada di Kelurahan Botoran, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. (Damkar Tulungagung)

Tulungagung, SEJAHTERA.CO – Sebuah rumah sekaligus rumah makan (RM) padang di Kelurahan Botoran, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung ludes terbakar pada Rabu (8/7/2026). Akibat kejadian ini, kerugian yang ditimbulkan mencapai senilai Rp250 juta.

Kasi Operasional dan Pemadaman, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Tulungagung, Bambang Pidekso mengatakan, awalnya petugas damkar menerima laporan terjadinya kebakaran sekitar pujul 03.44 WIB.

Diketahui, objek yang terbakar yakni rumah sekaligus RM Padang milik M. Rais.

Read More

Setelah menerima laporan, petugas Damkar Tulungagung kemudian segera menuju tempat kejadian kebakaran (TKK) untuk melakukan proses pemadaman.

Selama 10 menit berselang, petugas akhirnya tiba di TKK, dimana saat itu petugas mendapati jika api sudah melahap seluruh bangunan rumah yang terbakar.

Baca Juga :Jelang Bazar Blitar Jadul 2026, Pemkot Blitar Siapkan Jukir Berseragam Khusus

“Kami tiba di TKK sekitar pukul 03.54 WIB. Saat itu, seluruh bangunan rumah sekaligus RM Padang sudah terbakar seluruhnya,” kata Bambang Pidekso, Rabu (8/7/2026).

Saat pemadaman, ungkap Bambang, pihaknya membawa dua unit armada damkar dan dua unit truk tangki suplai air untuk membantu proses pemadaman tersebut.

Proses pemadaman memerlukan waktu kurang lebih selama satu jam lantaran api yang melahap rumah sekaligus RM Padang itu sudah membesar.

Hal itu membuat petugas dengan sigap harus melakukan pendinginan pada bangunan lain terlebih dahulu agar api tidak merembet ke bangunan lainnya.

Mengingat rumah sekaligus RM Padang itu berada di kawasan padat penduduk dengan rumah yang saling berdempetan, sehingga dikhawatirkan api bisa merembet.

“Proses pemadaman selesai sekitar pukul 04.55 WIB karena memang api sudah sangat membesar dan dikhawatirkan bisa merembet ke bangunan lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga :OJK Tegakkan Hukum, Indikasi Judi Bekukan Puluhan Ribu Rekening, Cabut Izin BPR di Klaten

Setelah proses pemadaman, Bambang menyebut, pihaknya kemudian menggali keterangan dari pemilik rumah dan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sumber api.

Sesuai keterangan pemilik, diketahui api mulai muncul sekitar pukul 03.20 WIB yang berasal dari kamar anaknya yang berada di sebelah utara.

Saat itu, pemilik rumah sempat mengetahui munculnya api itu, sehingga dirinya memilih melakukan evakuasi hingga api membakar seluruh rumahnya.

Petugas memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mencapai Rp250 juta.

Baca Juga :Program UPPO Poktan Tirto Mulyo 2 Kepanjen Nganjuk Terkesan Milik Perorangan

“Tidak ada korban jiwa karena seluruh penghuni rumah sempat melakukan evakuasi saat api mulai muncul. Kebakaran ini berskala besar dengan kerugian material senilai Rp250 juta. Penyebabnya diduga karena korsleting listrik,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *